Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Aksi Demonstran
222 Demonstran Ditangkap Polisi Malaysia
Sunday 29 Apr 2012 01:26:46

Aksi Demo Malaysia (Foto: @bedlamfury)
KUALALUMPUR (BeritaHUKUM.com) – Sedikitnya 222 orang demonstran di tangkap kepolisian Malaysia. Terakit tuntutan reformasi pemilihan umum. Polisi melepaskan gas air mata dan meriam air dalam upaya membubarkan ribuan demonstran yang menduduki jalan-jalan di ibukota Kuala Lumpur.

Menurut sumber terpercaya, sebagian besar orang yang ditahan diperkirakan akan segera dibebaskan setelah indentitas mereka dicatat, namun tidak jelas apakah mereka akan dikenakan dakwaan. Setidaknya tiga demonstran dan 20 polisi terluka dalam demonstrasi ini.

Seperti dilansir di BBC, Sabtu (28/4). Semula unjuk rasa ini berlangsung damai dan diwarnai dengan nyanyian lagu nasional dan juga teriakan slogan-slogan. Namun sejumlah pengunjuk rasa marah karena dilarang masuk ke pusat kota dan polisi memasang kawat berduri.

Upaya demonstran ini disambut polisi dengan gas air mata dan air yang dicampur dengan bahan kimia. Polisi memperkirakan jumlah pendemo sekitar 30.000 orang namun media independen Malaysia mengatakan yang hadir dua kali lipat.

Berdasarkan, yang disiarkan kantor berita AP, , demonstrasi ini mencerminkan kekhawatiran adanya kecurangan dalam pemilu Juni mendatang yang akan dilakukan oleh koalisi Perdana Menteri (PM), Najb Razak yang telah berkuasa selama lebih dari 50 tahun. Aktivis menuduh Komisi Pemilu berpihak dan mengklaim daftar pemilih telah dicurangi.

PM Najib sendiri menyanggah adanya peraturan yang memihak ini."Kami tidak mau dipilih melalui kecurangan. Kami adalah pemerintah yang dipilih oleh rakyat," kata Najib seperti dikutip kantor berita Bernama. (bbc/sya)


 
Berita Terkait Aksi Demonstran
 
• Gabus Prihatin Sikap Ketidaktegasan SBY dalam Memberantas Korupsi
 
• 222 Demonstran Ditangkap Polisi Malaysia
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]