Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
Bencana Alam
2013 Anggaran Kemensos Rp 5,6 Triliun, Rp 300 Miliar Untuk Bencana Alam
Tuesday 29 Jan 2013 18:24:43

Gedung Kementerian Sosial RI.(Foto: BeritaHUKUM.com/mdb)
JAKARTA, Berita HUKUM - Guna menangani bencana di Indonesia, Kementerian Sosial (Kemensos) menganggarkan Rp 300 miliar untuk penanganan bencana alam di seluruh daerah di tanah air pada 2013.

"Untuk 2013 anggaran penanganan bencana alam seluruhnya Rp 300 miliar," kata Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam Kementerian Sosial, Margo Wiyono, di Jakarta, Selasa (29/1).

Margo menambahkan, anggaran bencana tersebut sudah setengahnya melalui dana dekonsentrasi. Dan untuk kesiap-siagaan atau tanggap darurat, Kementerian Sosial menganggarkan dana sekitar Rp 4,5 miliar untuk setiap daerah bila diperlukan saat bencana alam tersebut tidak mampu lagi ditangani daerah.

Margo mencontohkan misalnya untuk penanganan banjir di Jakarta, Kementerian Sosial menyalurkan Rp 15 miliar. "Untuk siap siaga setiap daerah kita anggarkan tidak jauh berbeda seperti DKI Jakarta yaitu sekitar Rp 4,5 miliar," tambah Margo.

Sebelumnya Kementerian Sosial telah mendistribusikan bantuan stok penyangga (buffer stock) logistik senilai Rp 4,5 miliar berupa makanan, sandang, perlengkapan keluarga, dan peralatan evakuasi.

Alokasi anggaran Kementerian Sosial pada 2013 mencapai Rp 5,6 triliun, mengalami peningkatan sebesar 23,14 persen dibandingkan sebelumnya yaitu Rp 4,5 triliun.

Anggaran tersebut sebagian besar disalurkan ke daerah melalui dana dekonsentrasi dan untuk program unggulan seperti Program Keluarga Harapan.(ant/bhc/mdb)


 
Berita Terkait Bencana Alam
 
Muhammadiyah Layani Lebih dari 800 Ribu Warga dalam Respon Kemanusiaan
 
Kerugian Akibat Bencana Alam di Tahun 2021 Tembus Rp 1.000 Triliun
 
Perlu Terobosan Penanganan Dampak Bencana
 
Penanganan Bencana Alam Dinilai Lambat
 
Muhammadiyah Miliki Peran Besar dalam Mitigasi Bencana
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]