Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Kecelakaan Mobil
2 Orang Tewas, Polisi Panggil Tim Ahli Toyota Selidiki Kecelakaan Camry
Saturday 30 Mar 2013 15:30:31

Mobil Toyota Camry bernomor polisi B 1596 KV yang mengalami kecelakaan di Tol TB Simatupang kilometer 25+400 arah timur Pasar Minggu, Sabtu sekitar pukul 04:00 WIB.(Foto: Kompas.com/Robertus Belarminus)
JAKARTA, Berita HUKUM - Polisi akan meminta bantuan tim ahli dari Toyota untuk menyelidiki kasus kecelakaan tunggal mobil Toyota Camry bernomor polisi B 1596 KV yang terjadi di Kilometer 25+400 arah timur Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Sabtu (30/3) sekitar pukul 04:00 WIB. Kecelakaan tersebut menewaskan dua orang di dalam mobil itu.

"Kita akan koordinasi dengan keterangan ahli dari Toyota. (Korban) diduga tidak menggunakan sabuk pengaman," kata Kepala Satlantas Polres Jakarta Selatan AKBP Hindarsono kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (30/3).

"Kita juga rencananya akan meminta CCTV tol dari Jasa Marga," tambahnya.

Polisi saat ini masih menunggu hasil tes darah korban terkait ditemukannya enam paket narkoba jenis sabu di mobil tersebut. Polisi juga menemukan alat isap sabu dan satu botol minuman keras.

Selain itu, beberapa paket narkoba jenis sabu ditemukan dalam Mobil Toyota Camry bernomor polisi B 1596 KV yang mengalami kecelakaan lalulintas tunggal di Tol TB Simatupang, kilometer 25+400 arah timur Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Sabtu (30/3) sekitar pukul 04.00 WIB.

"Di dalam kendaraan (Camry), ditemukan 6 paket sabu," kata Kasat Lantas Polres Jakarta Selatan, AKBP Hindarsono, melalui pesan singkatnya, Sabtu (30/3).

Ia mengatakan, 5 paket sabu ditemukan di dalam tas yang ada pada mobil, sementara 1 paket sabu ditemukan pada kantong celana bagian kiri korban Yasir Lutfi Marfadi (30).

"Ditemukan pengisap (narkoba), dan 1 botol miras," ujar Hindarsono, seperti dikutip dari kompas.com.

Sementara itu, salah satu korban tewas dalam kecelakaan tunggal di jalan tol lingkar luar, tepatnya di ruas Tol TB Simatupang Kilometer 25+400, Sabtu (30/3), setengah bugil. Kecelakaan terjadi sekitar pukul 04:00 WIB pada jalur yang mengarah ke timur.

"Memang saat ditemukan di TKP, salah satu korban wanita tidak mengenakan baju, hanya mengenakan celana jins," kata Kepala Satlantas Polres Jakarta Selatan AKBP Hindarsono saat ditemui di Unit Pengumpulan Barang Bukti Laka Lantas Polres Jakarta Selatan, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Sabtu (30/3). Selain tidak memakai baju, lanjut Hindarsono, wanita itu pun saat ditemukan juga tidak mengenakan pakaian dalam bagian atas. Adapun Yasir Lutfi Marfadi (30), pengemudi mobil Camry yang juga tewas, masih berpakaian lengkap.

Saat ini, mobil Camry naas tersebut sudah diamankan petugas di Unit Pengumpulan Barang Bukti Laka Lantas Polres Jakarta Selatan, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Kondisi mobil pada bagian depan ringsek parah. Sementara itu, air bag dalam mobil sudah dalam keadaan terbuka.

Seperti diberitakan sebelumnya, dua orang penumpang Camry bernama Yasir Lutfi Marfadi (30) dan Winda Angraini (25) tewas dalam peristiwa kecelakaan tersebut. Mobil korban diduga kehilangan kendali sehingga menabrak pembatas jalan pada bagian tengah mobil.

Dan kedua korban sudah dibawa ke RS Fatmawati Jakarta Selatan untuk kepentingan otopsi. Polisi masih penyelidiki temuan narkoba pada mobil kedua korban tersebut.(dbs/bhc/opn)


 
Berita Terkait Kecelakaan Mobil
 
Livina Terbakar di Tol, Pengemudi Tewas Terpanggang
 
Metromini Dihajar Kereta Api
 
Mobil Box Terbalik di Depan Mabes TNI
 
Akibat Rem Blong, Bus Hantam Pengguna Jalan Hingga Meninggal
 
Sopir Juke Maut Anak Kolonel, Polisi Tidak Takut
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah
Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional
Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]