Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
Penistaan Agama Islam
2 Desember, Presiden dan Wakil Presiden Sholat Jumat di Monas
2016-12-02 14:15:01

Jokowi dan JK terlihat didampingi sejumlah menteri di antaranya Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto dan Ketua MPR Zulkifli Hasan.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) melaksanakan Sholat Jumat bersama massa Aksi Bela Islam jilid III dengan tema Aksi Super Damai di kawasan dalam Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat (2/12).

Jokowi dan JK sholat Jumat bersama para peserta doa bersama yang telah berkumpul sejak Jumat pagi.

Jokowi dan JK terlihat didampingi sejumlah menteri di antaranya Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto dan Ketua MPR Zulkifli Hasan.

Menjelang sholat Jumat, hujan mengguyur Ibu Kota. Presiden memegang payungnya sendiri dan Wapres terlihat dipayungi oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.

Jokowi dan JK terlihat berjalan dengan pengawalan Pasukan Pengaman Presiden dari Istana Presiden menuju Monas.

Baik Presiden maupun Wapres, serta jajaran Menteri yang mengikuti kegiatan mengenakan baju koko warna putih dan celana panjang hitam.

Massa doa bersama menyambut kehadiran Jokowi dan JK dengan antusias.

"Massa menyambut dengan teriakan takbir, Allah Akbar," teriak massa doa bersama.

Setelah Sholat Jumat, Jokowi berpesan agar massa bubar dengan tertib.

Jutaan massa aksi damai hari ini di sekitar jantung kota Jakarta dengan tema Aksi Super Damai 212 dengan tujuan berdemonstrasi untuk menuntut agar Penegak hukum segera menahan tersangka kasus pidana penistaan agama Islam yang dilakukan Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok.(bh/as)


 
Berita Terkait Penistaan Agama Islam
 
DICARI!!, Setelah M Kece, Pria Ini Jadi Buronan Netizen Gegara Hina Nabi Muhammad
 
HNW Apresiasi Kinerja Polri Tangkap Terduga Penista Agama
 
Sukmawati, Potret Sosial-Politik dan Hukum Kita
 
Bareskrim Polri Tetapkan Ustadz Bachtiar Nasir sebagai Tersangka Dugaan TPPU
 
Jubir PA 212 Kembali Mendatangi PMJ untuk Menanyakan LP Ketua BTP Mania, Immanuel Ebenizer
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]