Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Napi Kabur
2 Dari 3 Tahanan yang Kabur Telah Berada di Tangan Kepolisian
Friday 06 Jul 2012 23:41:02

Ilustrasi (Foto: Ist)
MEDAN (BeritaHUKUM.com) - Dua tahanan yang melarikan diri dari sel, kini telah berada kembali di tangan kepolisian. Kedua tahanan tersebut, yaitu Syamsudin dan Dedy Irianto. Syamsudin ditangkap pada pukul 5 sore tadi, sementara Dedy pada pukul 22.00 WIB, masin-masing di lokasi berbeda.

Kasat Reskrim Polresta Medan Kompol M Yoris Marzuki mengatakan, saat ditangkap keduanya tidak melakukan perlawanan. Yoris juga menjelaskan, kedua tahanan itu ditangkap saat sedang tidur di rumah.

Setelah diperiksa sementara, tahanan tersebut kabur atas ide Dedy sehingga mereka melarikan diri dari rumah tahanan Polresta Medan, Kamis 5 Juni dini hari lalu sekira pukul 03.30 WIB. Mereka kabur dengan menggergaji jeruji besi ventilasi penjara yang bersebelahan dengan perumahan Villa Jati Mas. Mereka kabur setelah pacar Syamsudin, berinisial SA, mengunjungi Syamsudin untun memberikan gergaji yang diselipkan ke dalam celana dalamnya.

"SA menyelundupkan gergaji dengan cara menyimpannya di pakaian dalam saat melakukan kunjungan ke dalam sel,” papar Yoris.

Sekadar diketahui, seperti diberitakan Beritahukum.com, ada tiga tahanan yang kabur dari rutan Polresta Medan. Tiga tersangka pelaku kejahatan melarikan diri dari rumah tahanan Polresta Medan, Kamis (5/7). Seorang di antaranya merupakan resedivis pelaku pembunuhan terhadap rekannya yang menggunakan senjata api. (bhc/frd)


 
Berita Terkait Napi Kabur
 
Kakanwil dan Kadiv PAS Banten Dicopot terkait Napi Kabur
 
Kaburnya Napi WNA China dari Lapas Tangerang Banyak Kejanggalan, Perlu Diinvestigasi Mendalam
 
Napi WNA Cina Bandar Narkoba Kabur dari Lapas Kelas I Tangerang
 
Kaburnya Napi Rutan Sialang Sudah Direncanakan, Menkumham: Daripada Ditangkap, Segera Menyerahkan Diri
 
Saat akan Jalani Sidang Tuntutan, Tahanan Wanita Hamil 6 Bulan Kabur dari PN Samarinda
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]