Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Banjir
2 Bantalan KRL Masih Belum Dapat Dilewati Dalam Perbaikan
Friday 18 Jan 2013 15:48:42

Bantalan KRL yang belum bisa dilewati, Jum'at (18/1).(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Dua jalur Kereta Api Listrik (KRL) dari arah Sudirman menuju Manggarai yang terputus, dan tepat berada di jalur derasnya tanggul Latuharhary yang jebol, kondisinya saat ini masih dalam proses perbaikan.

Menurut pantauan pewarta BeritaHUKUM.com, walau sudah tergantung dan tanah di bawah bantalan Rel sudah amblas, namun jalur Kereta Api Listrik (KRL) ini hanya mampu dilewati lori pembawa material batu dan kerikil guna proses perbaikan, Jumat (18/1).

"Sudah sejak kemarin Kamis (17/1) pagi 2 jalur ini terputus total dan tidak dapat dilalui KRL," ujar Prayitno warga sekitar.

"Walau pun sudah dalam proses perbaikan, namun kondisi bantalan Rel ini tidak jauh berbeda dengan kemarin, karena derasnya arus air hingga saat ini belum dapat berbuat banyak," tambahnya.

Aparat TNI dan petugas terlihat konsen dalam perbaikan tanggul yang jebol tersebut.

"Diharapkan dengan perbaikan tanggul itu, maka debit air berkurang dan dapat segera memperbaiki bantaran tanah Rel KRL ini," ujar petugas PT KAI di lokasi kejadian.

Terlihat truk-truk pengangkut material batu dan kerikil sudah memasuki jalan Latuharhary, dan 4 unit alat berat membongkar serta meletakkan material tersebut di longsoran tanggul yang jebol.(bhc/put)


 
Berita Terkait Banjir
 
• Ini Jurus Aman Mobil Manual dan Matik Bisa Terjang Banjir
 
• Anggota DPR Soroti Bencana Banjir di Kaltim
 
• Kalimantan Banjir Besar, Andi Akmal : Regulasinya Kurang Dukung Penjagaan Lingkungan
 
• Tinjau Penanganan Banjir, Khoirudin Apresiasi Kinerja Gubernur Anies dan Kader-Kader PKS
 
• Data BPBD: Jumlah RW Tergenang Banjir DKI Lebih Rendah Dibanding Tahun 2015
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]