Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Banjir
153 Dokumen Kependudukan Korban Banjir Diproses
Monday 28 Jan 2013 08:50:20

Ilustrasi, pengurusan dokumen kependudukan.(Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Untuk membantu korban banjir memperoleh kembali dokumen kependudukan, Sudin Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Jakarta Selatan menggelar Operasi Kasih Sayang (OKS). Operasi ini ditujukan untuk pengurusan dokumen kependudukan warga yang rusak akibat bencana banjir.

“Paska banjir, pelayanan e-KTP mobile lebih ditingkatkan melalui Operasi Kasih Sayang yang fokus digelar di kawasan rawan banjir. Kegiatan ini bertujuan membantu kepengurusan warga yang kehilangan atau rusak berbagai dokumen kependudukannya seperti KTP, Kartu Keluarga (KK) dan Akta Lahir,” ujar Warisih, Kepala Sudin Dukcapil Jakarta Selatan, Minggu (27/1).

Dikatakan Warisih, pelayanan e-KTP mobile selama ini sudah rutin diadakan di 65 kelurahan untuk percepatan tertib administrasi kependudukan. Pada OKS, warga yang kehilangan dokumen kependudukannya cukup membawa surat pengantar dari RT/RW. Sedangkan untuk KTP yang rusak atau lainnya, warga hanya menunjukkan dokumen tersebut ke petugas untuk segera diganti yang baru.

"Untuk pelayanan di Kelurahan Bukit Duri fokus di RW 10 dan 11 yang paling parah tergenang. Sedangkan di Kelurahan Petogogan di RW 01 dan 02," tuturnya, seperti yang dikutip dari beritajakarta.com, pada Minggu (27/1).

Dari Operasi Kasih Sayang yang digelar hari ini, di Kelurahan Bukitduri berhasil memproses sebanyak 99 dokumen, terdiri dari layanan KTP 71, Kartu Keluarga 19, dan Akta Lahir 9. Sedangkan di Kelurahan Petogogan ada 54 dokumen yang diproses terdiri dari KTP 43, Kartu Keluarga 7, dan Akte 4.

"Jadi, ada 153 dokumen kependudukan yang kita proses dari korban banjir di Kelurahan Bukitduri dan Petogogan," tandasnya.(brj/bhc/rby)


 
Berita Terkait Banjir
 
Ini Jurus Aman Mobil Manual dan Matik Bisa Terjang Banjir
 
Anggota DPR Soroti Bencana Banjir di Kaltim
 
Kalimantan Banjir Besar, Andi Akmal : Regulasinya Kurang Dukung Penjagaan Lingkungan
 
Tinjau Penanganan Banjir, Khoirudin Apresiasi Kinerja Gubernur Anies dan Kader-Kader PKS
 
Data BPBD: Jumlah RW Tergenang Banjir DKI Lebih Rendah Dibanding Tahun 2015
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]