Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Rusia
14 Orang Tewas, Bom Meledakkan Bus Listrik di Volgograd Rusia
Tuesday 31 Dec 2013 12:17:48

Bom di pintu pemeriksaan keamanan stasiun Kereta Api utama pada Minggu kota Volgograd Rusia,(kiri bawah) dan Bom bus troli listrik di kota Volgograd Rusia pada hari Senin.(Foto: Istimewa)
RUSIA, Berita HUKUM - Ledakan merobek sebuah bus troli listrik di kota Volgograd Rusia pada hari Senin (30/12), serangan mematikan ketiga negara itu dalam empat hari.

Ledakan Senin ini terjadi hanya beberapa jam setelah seorang pembom bunuh diri meledakkan bom di pintu pemeriksaan keamanan stasiun kereta api utama kota itu. Serangan hari Minggu itu menewaskan sedikitnya 17 orang.

Seorang juru bicara badan investigasi utama Rusia mengatakan bom yang digunakan dalam ledakan Senin ini mirip dengan yang digunakan dalam serangan hari Minggu, mengukuhkan kecurigaan bahwa mereka mungkin berhubungan.

Pihak berwenang mengatakan hampir 30 orang cedera dalam ledakan dahsyat hari Senin yang menghancurkan bus dan mememecahkan kaca jendela bangunan-bangunan di dekatnya.

Ledakan pada hari Minggu dan Senin itu mungkin terhubung karena TNT dan bom pecahan peluru - dikemas adalah "identik," kata Vladimir Markin, juru bicara badan investigasi utama Rusia.

Kremlin mengatakan hari Senin bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin telah memerintahkan badan kontra-terorisme Rusia untuk meningkatkan keamanan di Volgograd dan di tempat lain di seluruh negara itu.

Belum ada yang segera mengaku bertanggung-jawab atas ledakan-ledakan itu. Serangan tersebut terjadi hanya beberapa minggu sebelum dimulainya Olimpiade Musim Dingin di Sochi, kira-kira 650 kilometer sebelah selatan Volgograd. Militan Islamis telah mengancam akan mengganggu pesta olah raga musim dingin tersebut.

Kremlin mengatakan hari Senin (30/12) bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin telah memerintahkan badan kontra-terorisme Rusia untuk meningkatkan keamanan di Volgograd dan di tempat lain di seluruh negara itu(voai/nbc/bhc/sya)


 
Berita Terkait Rusia
 
Rusia Siap Bercerai dari Uni Eropa Jika Dijatuhi Sanksi
 
Rusia Loloskan RUU Pelarangan Tindakan 'Kurang Ajar' terhadap Pemerintah
 
Rusia akan Usir Diplomat Amerika Serikat sebagai Pembalasan
 
Akhirnya Presiden Trump Ucapkan Selamat kepada Presiden Vladimir Putin
 
Menang Besar Pilpres, Vladimir Putin Presiden Rusia untuk Masa Jabatan Keempat
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]