Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Banjir
13 Tewas, 2 Hilang dan 40 Ribu Jiwa Mengungsi dari Banjir Sulawesi Utara
Thursday 16 Jan 2014 12:45:45

Beberapa Lokasi Banjir Parah di Sulawesi Utara (Foto: Istimewa)
SULAWESI UTARA, Berita HUKUM - Kombinasi antara faktor alam dan antropogenik memicu terjadinya banjir bandang dan longsor yang masifi di Sulawesi Utara pada Rabu (15/1). Banjir terjadi di 6 kabupaten/kota di Sulut secara bersamaan, yaitu Kota Manado, Minahasa Utara, Kota Tomohon, Minahasa, Minahasa Selatan, dan Kepulauan Sangihe. Data sementara dampak keseluruhan, 13 orang tewas, 2 orang hilang, dan sekitar 40 ribu mengungsi.

Di Kota Manado 5 tewas, 1 orang hanyut belum ditemukan (Veber Sony Lowing). Di Kota Tomohon 5 orang tewas. Di Minahasa 3 orang tewas, 1 orang hilang (Niko, 54), dan 1 orang luka berat. Kab Minahasa Utara 3 desa dengan 1.000 jiwa terisolir akibat banjir dan longsor. Di Kep Sangihe bebeapa rumah tertimbun longsor. Diperkirakan sekitar 40 ribu warga mengungsi ke tempat yang aman.

Hujan deras dipicu oleh sistem tekanan rendah di perairan selatan Filipina yang menyebabkan pembentukan awan intensif. Selain itu juga adanya konvergensi dampak dari tekanan rendah di utara Australia sehingga awan-awan besar masuk ke wilayah Sulut. 4 sungai besar di Kota Manado meluap dan menghanyutkan puluhan rumah dan kendaraan. Bencana kali ini lebih besar daripada sebelumnya yang pernah terjadi pada tahun 2000 yang menyebabkan 22 tewas, dan Februari 2013 yang meneybabkan 17 tewas.

BPBD Prov Sulut berkoordinasi dengan BPBD Kab/Kota, TNI, Polri, SAR, RAPI, Tagana, PMI, relawan dan lainnya bersama-sama membantu mengevakuasi masyarakat. Tim Reaksi Cepat BNPB mendampingi penanganan darurat. Logistik dan peralatan di BPBD dikerahkan seperti dapur umum, perahu karet, tenda, matras, selimut, permakanan dll. Kebutuhan mendesak: perahu karet, tenda, matras, selimut, makanan, pakaian dan kebutuhan dasar. Posko sudah didirikan di beberapa tempat. Pendataan masih dilakukan.

Sementara, dikutip dari beritamanado.com, ratusan rumah di kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) terendam banjir dan beberapa fasilitas umum rusak akibat hujan lebat yang mengguyur wilayah Minsel beberapa hari terakhir.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Minsel Handrie Komaling SH, Rabu (15/1) mengatakan, pihaknya terus melakukan pendataan rumah penduduk yang terendam maupun fasilitas umum yang rusak.

“Jumlah rumah yang terendam banjir masih dalam pendataan, namun hingga kini data yang ada tercatat ratusan rumah di sepuluh desa terendam banjir, puluhan rusak baik karena terjengan gelombang pasang maupun terkena longsoran. Demikian dengan fasilitas umum seperti jembatan juga ada yang rusak,” ujar Komaling.

Menurutnya, banjir terparah ada disejumlah titik diantaranya Desa Lelema. Air yang merendam rumah warga itu disebab karna meluapnya air sungai yang ada sehingga warga harus mengungsi ke lokasi yang lebih aman.

Pasca bencana Rabu kemarin, hingga Kamis (16/1) hari ini, pemadaman listrik terjadi di hampir seluruh Kota Manado. Menurut Jafar Umar, warga Malendeng lingkungan 8, kawasan yang tidak mengalami bencana seharusnya tidak mengalami pemadaman listrik.

“Listrik padam menambah penderitaan kami. Kedepan PLN harus memetakan jaringan gardu sesuai kawasan. Misalnya, kawasan yang rentan bencana banjir memiliki gardu sendiri sehingga kawasan lain yang tidak terkena bencana tidak harus mengalami pemadaman listrik. Pun, kami kehilangan akses informasi bencana dari pemerintah melalui media elektronik,” ujar Jafar.

Namun menurut anggota DPRD Sulut Paul Tirayoh pemadaman listrik oleh PLN patut dimaklumi.

“Pemdaman listrik ini harus dimaklumi karena pasca bencana masih banyak pemukiman terendam air sehingga rawan korsleting. Diharapkan kesabaran dari masyarakat,” tukas Tirayoh.(bnpb/bmd/bhc/sya)


 
Berita Terkait Banjir
 
• Ini Jurus Aman Mobil Manual dan Matik Bisa Terjang Banjir
 
• Anggota DPR Soroti Bencana Banjir di Kaltim
 
• Kalimantan Banjir Besar, Andi Akmal : Regulasinya Kurang Dukung Penjagaan Lingkungan
 
• Tinjau Penanganan Banjir, Khoirudin Apresiasi Kinerja Gubernur Anies dan Kader-Kader PKS
 
• Data BPBD: Jumlah RW Tergenang Banjir DKI Lebih Rendah Dibanding Tahun 2015
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]