Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Pasangan Mesum
10 Pasangan Mesum Terjaring Razia Petugas Gabungan
Thursday 21 Jul 2011 17:0

BeritaHUKUM.com/irw
JAKARTA-Petugas gabungan dari TNI, Polri dan Satpol PP menggelar razia sejumlah hotel melati di wilayah Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (21/7) dini hari. Dalam razia tersebut, terjaring sepuluh pasangan mesum dan pengunjung hotel yang kedapatan membawa senjata tajam serta alat hisap sabu.

Pengunjung hotel kelas melati di kawasan Tanah Abang, ini tak dapat berkutik, saat petugas gabungan dari Polsek Metro Tanah Abang, Koramil Tanah Abang serta petugas Satpol PP merazia hotel tempat mereka menginap. Mereka terlihat panik lantaran tak dapat menujukan surat nikah yang diminta petugas.

Dalam razia ini, sedikitnya 10 pasangan yang dicurigai sebagai pasangan mesum terjaring petugas. Selanjutnya, mereka digelandang ke kantor polisi untuk proses pendataan. Selain menjaring pasangan mesum, dalam razia ini petugas juga mendapati seorang pria setengah baya yang kedapatan menyimpan senjata tajam di kamar hotel tempat ia menginap. Adu mulut pun terjadi lantaran pria ini menolak digelandang petugas dengan alasan senjata tajam ini merupakan barang koleksi yang baru
dibelinya.

Kendati bersikeras senjata tajam ini bukan merupakan alat kejahatan, namun petugas tetap menggelandang pria ini ke kantor polisi, karena kepemilikan senjata tajam juga bagian dari target operasi petugas. Dalam razia ini, dari salah satu kamar hotel lainnya, petugas juga mengamankan seseorang dengan barang bukti alat hisap sabu atau bong.

Kapolsek Metro Tanah Agang Kompol Johanson mengatakan, razia digelar serempak di beberapa hotel kelas melati di tanah abang dalam rangka menciptakan rasa aman dan nyaman menjelang datangnya bulan suci Ramadhan. “Razia ini untuk menciptakan kondisi yang kondusif menjelag bulan puasa,” jelasnya.

Dari Mapolsek Metro Tanah Abang, kesepuluh pasangan mesum yang terjaring razia ini selanjutnya diserahkan ke pihak Satpol PP Kecamatan guna diproses sesuai aturan hukum yang berlaku. Sementara dua pria yang kedapatan membawa senjata tajam dan alat hisap sabu, diproses kepolisi sesuai dengan ketentuan terkait.(irw)


 
Berita Terkait Pasangan Mesum
 
• Bupati Katingan Tertangkap Lagi Mesum Sama Selingkuhannya Seorang Istri Polisi
 
• Mesum di Mobil, Pegawai Pemkot Samarinda dan Mahasiswi Diamankan Satpol PP
 
• Simpati dengan Mantan Dirut Bank Kaltim, EW Mau Jadi Saksi di Persidangan perzinahan
 
• Alasan Kusuk, Pasangan Mesum Ini Dibekuk dan Diarak Keliling Kampung
 
• Ini Kata Disdik Perihal Guru PNS 'Mesum'
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]