Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Opini Hukum    
 
Ahok
10 Kegagalan-kegagalan Ahok Gubernur DKI Jakarta
2016-05-28 14:02:47

Ilustrasi. Tampak Berbagai aksi demo masyarakat DKI Jakarta dari berbagai elemen dan Ormas di berbagai tempat yang terus saja melakukan Demo rakyat anti Ahok.(Foto: BH/mnd)
Oleh: Muchtar Effendi Harahap

PEMERINTAH DKI Jakarta dipimpin semula Gubernur Jokowi dan Wagub Ahok hasil Pilkada 2012. Pada 2014 dilaksanakan Pilpres, Jokowi sebagai Capres berhasil memenangkan pertarungan. Ahok tetap sebagai Wagub. Pada 2015, Ahok dikukuhkan sebagai Gubernur DKI, pengganti Jokowi.

Pada 2017 akan diselenggarakan Pilkada DKI Jakarta. Ahok menyatakan diri akan menjadi Cagub. Ahok "Ambisius" dan punya motip kekuasaan berlebihan. Ingin mempertahankan kekuasaan sekalipun berbagai komponen rakyat DKI menentang dan menolaknya. Hampir setiap minggu aksi demo rakyat anti Ahok muncul di DKI.

Memiliki motip kekuasaan berlebihan adalah hak Ahok. Namun, sebagian rakyat menilai Ahok telah gagal urus pemerintahan dan rakyat DKI. Ahok tidak mampu sebagai Gubernur. Prestasi sangat rendah, kinerja sangat buruk dan rapor merah, dari kegagalan ke kegagalan. Jika Ahok lanjut jadi Gubernur, kondisi sosial ekonomi rakyat DKI dan pembangunan pasti semakin merosot.

Standar penilaian kegagalan Ahok, dapat digunakan (1) Janji-Janji Kampanye Pasangan Jokowi dan Ahok dalam Pilkada 2012; dan, (2). Perda No. 2/2012 tentang RPJMD Provinsi DKI Jakarta 2013-2017.

Apa indikator kegagalan Ahok?

1. Rakyat DKI nganggur kian banyak.
2. Rakyat DKI miskin kian banyak.
3. Kesenjangan golongan kaya dan miskin melebar.
4. Pertumbuhan ekonomi DKI terus menurun.
5. DKI gagal meraih penghargaan "Adipura".
6. Lalu lintas kota DKI paling "macet" se dunia.
7. Jumlah titik "Banjir" belum berkurang signifikan.
8. Realisasi Anggaran Belanja rendah.
9. Pembangunan Infrastruktur Terhenti.
10. Kualitas Manajemen dan Perlindungan Asset Pemprov DKI rendah.

KESIMPULAN: Sungguh Ahok telah gagal urus pemerintahan dan rakyat DKI. Tidak layak untuk terus sebagai Gubernur. Jika masih dipertahankan, kondisi sosial ekonomi rakyat dan pemerintahan DKI akan terus merosot dari hari ke hari.

Pendukung "buta" Ahok acapkali klaim, Ahok telah berhasil !. Tapi tiada data, fakta dan angka. Hanya klaim fiksi dan buta terhadap "realitas obyektif" DKI Jakarta. Klaim berhasil hanya di media massa tertentu pendukung "buta" Ahok. Guna "pencitraan" dan menutup-nutupi kegagalan-kegagalan Ahok. Bagaikan pepatah, "Tong Kosong Nyaring Bunyinya".

Penulis adalah Pengamat Politik dan Ketua Network For South East Asian Studies (NSEAS).(meh/bh/sya)


 
Berita Terkait Ahok
 
• Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok Sudah Keluar Bebas dari Rutan Mako Brimob
 
• Ditertawai Adiknya Ahok, Sam Aliano: Harapan Veronika Tan Jadi Ibu Negara
 
• Mako, Ahok dan Teroris
 
• Terkait Kewarganegaraan Ayah Ahok, Inilah Tanggapan Yusril Atas Surat Terbuka Adik Ahok
 
• 'Ahok Masih di Rutan Mako Brimob karena Kedekatannya dengan Jokowi'
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]