Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Banjir
1.214 KK Menderita Akibat Banjir di Kabupaten Bandung
Tuesday 12 Feb 2013 23:22:07

Banjir di Kabupaten Bandung.(Foto: Ist)
BANDUNG, Berita HUKUM - Hujan yang turun dengan intensitas cukup tinggi pada Selasa (12/2) dari pagi hingga sore, menyebabkan banjir kembali melanda lima kecamatan di Kabupaten Bandung, 1.214 KK terdampak akibat bencana ini.

"Daerah yang terendam banjir antara lain Kecamatan Baleendah, Banjaran, Ciparay, Cangkuang, dan Pameungpeuk. Sebelumnya pada Rabu (6/2) ratusan rumah di Baleendah juga terendam banjir akibat dari luapan Sungai Citarum," ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, Selasa (12/2).

Ia menjelaskan, banjir yang terjadi sekarang ini (11/2) telah menyebabkan sejumlah warga mengungsi akibat rumahnya teremdam banjir.

Secara rinci jumlah dampak dari banjir ini adalah:

1. Di Kecamatan Balendah terdapat pengungsi 162 KK, yaitu di Kel. Andir (102 KK/401 jiwa, dimana terdapat 25 jiwa lansia; 41 ibu hamil; 57 balita), dan di Kel. Baleendah (60 KK/ 14 jiwa, dimana 24 jiwa lansia; 5 ibu hamil; 21 balita).

2. Kecamatan Banjaran Blok B: 80 kk; blok C 70 kk; blok D 150 kk, Kp. Sukarame RW RT 02/05 15 kk, Kp. Neglasari RW 06 Ds. Kamasan 43 kk TMA 100-200 cm.

3. Kecamatan Ciparay, Kp. Ujung RW 02 & Kp. Legok Ringgit RW 02 sebanyak 80 kk, Kp. Bbk. Tarogong RW 03 sebanyak 41 kk, Kp. Bojong RW 06 sebanyak 31 kk, Kp. Parigi RW 07 sebanyak 62 kk, 8 Ha sawah (gagal panen) dan 2 Ha Kolam terendam.

4. Kecamatan Cangkuang di RW 01 191 rumah terendam 276 kk/876 jiwa, RW 02 124 rumah terendam 220 kk/815 jiwa, dan RW 09 85 rumah terendam 146 kk/350 jiwa.

5. Kecamatan Pameungpeuk, Ds. Rancatungku RT 1,2,3/9260 kk/900 jiwa

Katanya lagi, ketinggian banjir bervariasi antara 30–100 cm. BPBD Provinsi Jawa Barat, BPBD Kabupaten Bandung bersama instansi terkait saat ini telah di lokasi untuk melakukan penanganan darurat.

"Bantuan logistik telah disalurkan kepada masyarakat. Sebagian masyarakat telah kembali ke rumahnya. Setiap tahun masyarakat di daerah ini selalu terendam banjir," ujarnya.(bpd/bhc/opn)


 
Berita Terkait Banjir
 
• Ini Jurus Aman Mobil Manual dan Matik Bisa Terjang Banjir
 
• Anggota DPR Soroti Bencana Banjir di Kaltim
 
• Kalimantan Banjir Besar, Andi Akmal : Regulasinya Kurang Dukung Penjagaan Lingkungan
 
• Tinjau Penanganan Banjir, Khoirudin Apresiasi Kinerja Gubernur Anies dan Kader-Kader PKS
 
• Data BPBD: Jumlah RW Tergenang Banjir DKI Lebih Rendah Dibanding Tahun 2015
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]