Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
Kemenkes
RSCM Sukses Transplantasi Pasien Ginjal Pada Anak
Wednesday 17 Apr 2013 20:40:11

Menteri Kesehatan (Menkes), Nafsiah Mboi.(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Rumah Sakit Umum Pusat Nasional dr Cipto Mangunkusumo, berhasil melakukan operasi transplantasi ginjal pada anak. Pasien gagal ginjal asal Gorontalo, Cliff Yehezkiel Mambu (12 tahun), menerima ginjal dari donor berusia 21 tahun pada operasi 13 Maret 2013 lalu.

Demikian pernyataan Direktur Utama RSCM CH Soejono, SpPD-K.GER, pada acara jumpa pers yang didampingi Tim Bedah terdiri dari Departemen Ilmu Kesehatan Anak, Bedah Urologi, Ilmu Penyakit Dalam dan Anestesi di RSCM (15/4).

Operasi ginjal dilakukan tim dokter yang diketuai oleh Prof. Dr. dr. Endang Susalit Sp.PD-KGH. Sebelumya, pasien Cliff ditangani dokter anak konsultan ginjal dan hipertensi, Prof. Dr. Taralan Tambunan Sp.A (K), DPJP.

Dirut RSCM mengatakan, operasi transplantasi ginjal pada anak memiliki kesulitan lebih tinggi dibandingkan pada pasien dewasa. Di Indonesia baru pertama kali ini dilakukan dan berhasil. Untuk pasien dewasa, RSCM telah melakukan transplantasi ginjal sejak tahun 2010.

Cliff pasien gagal ginjal kronis stadium 5 yang tidak diketahui penyebabnya. Saat pertama didiagnosis tahun 2010, pasien Cliff berobat ke Malaysia. Ditubuhnya dipasang alat cuci darah (continuous ambulatory peritoneal dialysis/CAPD). Setahun lalu, orang tua Cliff James Mambu dan Serli Katili, mendapatkan donor ginjal yang cocok, seorang donor yang memiliki hubungan emosi dengan Cliff, yaitu seorang lelaki berusia 21 tahun.

Pada kesempatan itu Ketua Tim Transplantasi Ginjal RSCM mengatakan, meski merupakan pengalaman baru, transplantasi ginjal pada anak bukan hal mustahil,. Dokter konsultan bedah urologi yang terlibat dalam operasi, dr. Arry Rodjani, Sp.U mengatakan, operasi yang dilakukan tidak beda dengan operasi transplantasi ginjal pada orang dewasa. Persiapan untuk transplantasi sejak Desember 2012 hingga Januari 2013.

Kondisi Cliff satu bulan pascaoperasi, tidak ditemukan tanda penolakan tubuh terhadap organ barunya, dan sekarang fisiknya lebih sehat. Hal ini ditandai dengan kondisi air seni yang bagus atau tidak lagi mengandung darah. Tekanan darahnya juga mendekati normal. Meski demikian, pemantauan tetap dilakukan, jelas Prof. Taralan Tambunan.(rls/bhc/put)


 
Berita Terkait Kemenkes
 
Kemenkes Tambah 3 Jenis Vaksin Imunisasi Rutin, Salah Satunya HPV
 
Kemenkes: 9 Pembalut dan 7 Pantyliner Lolos Uji Keamanan
 
Inilah Organisasi Baru Kementerian Kesehatan Sesuai Perpres No. 35 Tahun 2015
 
Menkes Tinjau Hukuman Kebiri bagi Pemerkosa
 
Program 5 Tahun Kemenkes: 'Indonesia Sehat'
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]