Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Cyber Crime    
 
RBT Musik Content Provider
RBT Hadir Musisi Enggan Mengeluarkan Karya Baru
Saturday 17 Mar 2012 17:01:17

Ilustrasi RBT (Desain: BeritaHUKUM.com/riz)
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Masalah keberadaan ringback tones (RBT) ternyata bukan hanya para pelanggan selular saja yangmengeluhkan pulsa tersedot. Para musisi pun juga mengeluhkan keberadaan pelyanan musik dari conten provider itu, karena mempengaruhi penjualan CD album. Sehingga untuk mengeluarkan lagu dan album baru, para musisi merasa enggan.

Seperti gitaris dan pencipta lagu Jamrud, Azis MS mengaku enggan menciptakan lagu, lantaran hanya bisa didengar 30 detik di RBT. “ aku sudah buat lagu, dengan memperhatian liriknya, soundnya hingga notasi dalam lagu tersebut. Tetapi setelah jadi dipotong dan cuma bisa didengar 30 second di RBT,” ujarnya saat ditemui wartawan di Cilandak Town Square,Jakarta, Jumat (15/2).

Apalagi keluarnya sang vocalis, juga mempengaruhi mood Azis dalam menciptakan lagu. “Dan kebetulan yang bisa bawa feel lagu saya yah Krisyanto (Vocalis Jamrud.red),” tambahnya di samping Krisyanto, saat melaunching album terbaru Jamrud Energi+dari Bumi & Langit.

Hal senda juga diakui Gitaris band Padi, Piyu yang menyatakan lantaran kondisi yang tidak kondusif di industri rekaman tanah air, membuat Piyu dan teman-temannya di Group Padi enggan memproduksi dan merilis album baru.

"Industri kita masih belum jelas arahnya. RBT kita kena pukulan telak, penjualan CD masih belum ada tanda-tanda perbaikan law enforcement-nya. Makanya, sayang banget kalau PADI masuk studio enam bulan tapi nanti malah dibajak juga ujung-ujungnya," ungkapnya beberapa waktu yang lalu.

Menurut Piyu yang salah bukanlah pembelinya, melainkan industrinya sendiri "Kalau dibilang saya takut, ya saya takut. Saya takut dari sisi bisnisnya. Ini kan investasi yang besar, bisa lebih dari ratusan juta. Ini bukan salah pembelinya, melainkan industrinya," ungkapnya. (dbs/sya/biz)




 
Berita Terkait RBT Musik Content Provider
 
RBT Hadir Musisi Enggan Mengeluarkan Karya Baru
 
Label Musik RBT Terancam Bangkrut
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah
Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional
Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]