Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
Presiden SBY
Jawab Kritik dan Fitnah, Presiden Segera Luncurkan Buku 'Selalu Ada Pilihan'
Monday 11 Nov 2013 15:26:12

Presiden SBY dan Ibu Negara Ani Bambang Yudhoyono sedang menyuapi makan cucunya.(Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Memimpin bangsa besar seperti Indonesia selama 9 (sembilan) tahun memberikan pengalaman yang luar biasa bagi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Apalagi dibalik kegiatannya sebagai Presiden, SBY mengaku banyak dugaan dan kejutan yang belum pernah diungkapkannya kepada publik.

“Awal Desember ini, cerita yang penuh kejutan itu akan saya bukukan. Saya menulisnya sendiri, termasuk judulnya “Selalu Ada Pilihan”,” ungkap Presiden SBY melalui akun twitternya @SBYudhoyono, yang diunggahnya Minggu (10/11) malam.

Seperti sebuah batik, menurut Presiden SBY, buku “Selalu Ada Pilihan” berisi banyak pelajaran buat dirinya pribadi. “Mudah-mudahan jadi pelajaran buat kita semua,” terang SBY.

Presiden menyebutkan, buku “Selalu Ada Pilihan” berisi pengalamannya selama 9 tahun memimpin negeri ini, dan dipersembahkannya kepada Presiden yang akan datang agar lebih siap mengalami tantangan, ujian dan cobaan seperti yang dialaminya.

Presiden SBY mengaku ingin berbagi pengalaman mengikuti dua kali Pemilu, baik Pemilu Legislatif maupun Pemilu Presiden, yaitu Pemilu 2004 dan Pemilu 2009.

“Anggaplah buku ini hak jawab saya terhadap gunjingan, kritik, cemooh bahkan fitnah yang saya alami selama memimpin lebih dari 9 tahun ini,” jelas SBY, sebagaimana yang di lansir setkab.go.id.

Rencana membuat buku yang ditulisnya sendiri sebelumnya pernah disampaikan Presiden SBY saat menghadiri perayaan ulang tahun harian Rakyat Merdeka, di Hotel Mulya, Jakarta, Rabu (19/6) malam.

"Insya Allah dalam 3-4 bulan akan saya persembahkan kepada rakyat Indonesia. Ini satu-satunya buku yang saya tulis setelah hampir sembilan tahun jadi presiden," kata Presiden mengenai buku yang ditulisnya sendiri ketika itu.
Tentang apa isi buku itu? Presiden SBY mengatakan, isi bukunya sama persis dengan tema ulang tahun Rakyat Merdeka, yakni "Dari Presiden kepada Para Calon Presiden untuk Rakyat" .(ES/skb/bhc/sya)


 
Berita Terkait Presiden SBY
 
• Presiden SBY Serahkan Dokumen 10 Tahun Pemerintahan ke Arsip Nasional
 
• Bertemu 20 Netizen, Ibu Ani: Ini Sore Yang Menyenangkan
 
• Presiden SBY Terima Pimpinan DPR, DPD, dan MPR-RI
 
• Minggu Terakhir, Presiden SBY ‘Beberes’ Kantor
 
• 'Bapak Presiden dan Ibu Ani, Kami Selalu Merindukanmu…'
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]