Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Iran
Ahmadinejad Serahkan Tampuk Kekuasaan Kepada Hassan Rouhani
Saturday 03 Aug 2013 23:39:51

Presiden Ahmadinejad (Foto: ist)
TEHERAN, Berita HUKUM - Presiden terpilih Iran, Hassan Rouhani, hari ini waktu setempat, dijadwalkan bertemu dengan pemimpin tertinggi Revolusi Iran Ayatollah Ali Khameini di satu masjid di Teheran untuk menerima pengesahan dirinya sebagai Presiden baru Iran.

Seremoni pelantikan Hassan Rouhani bakal dihadiri tokoh-tokoh Iran, termasuk mantan Presiden Mahmoud Ahmadinejad dan tamu kehormatan dari negara-negara asing. Adapun pelantikan secara resmi Rouhani akan dilakukan Senin, 5 Agustus 2013.

Upacara pelantikan digelar setelah sebelumnya pada acara Hari Quds Jumat lalu Rouhani mengeluarkan pernyataan solidaritas pada Palestina di tengah aksi massa di Teheran.

"Dalam wilayah kita ada luka menahun dalam tubuh dunia muslim di bawah bayang-bayang okupasi tanah suci Palestina dan yang tercinta al-Quds (Yerusalem)," kata Rouhani yang disiarkan televisi.

"Dalam aktualitasnya hari ini adalah pengingat bahwa muslim tak akan melupakan hak sejarah mereka (atas Yerusalem) dan akan melanjutkan untuk berdiri melawan agresi dan tirani."

Rouhani memenangkan pemilihan Presiden Iran pada 14 Juni lalu dengan jumlah pemilih 72,7 persen. Pemerintah Amerika Serikat telah mengeluarkan sinyal harapan untuk mengurangi ketegangan nuklir setelah Rouhani menjabat. Namun, mereka menunda melakukan hal substantif sampai ulama moderat itu menunjukkan kesediaannya untuk bernegosiasi dengan serius.

Rouhani adalah seorang bekas negosiator nuklir dan veteran revolusi Iran pada 1979. Dia telah menjanjikan reformasi domestik dan keterlibatan lebih dunia internasional, sesuatu yang berbeda dari kebijakan pendahulunya, Ahmadinejad.(ajz/bhc/put)


 
Berita Terkait Iran
 
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
 
Iran siapkan hadiah Rp 950 miliar bagi siapapun yang bisa bunuh Donald Trump dan Benjamin Netanyahu
 
Israel Bujuk AS Batalkan Perjanjian Nuklir Iran
 
Baru Dilantik, Presiden Iran Ebrahim Raisi Hadapi Ujian Dini
 
Iran Minta Indonesia Jelaskan Alasan Penyitaan Kapal Tanker yang Dituduh Melakukan Transfer Minyak Ilegal'
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]