Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Selebriti    
 
Musik
'One Direction On The Road Again Tour 2015'
Friday 20 Mar 2015 01:30:33

One Direction: On the Road Again Tour 2015 Live in Jakarta. Kelima personel boyband ini, yaitu: Nilan Horan, Zayn Malik, Liam Payne, Harry Styles, dan Louis Tomlinson.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Setelah sekian lama ditunggu oleh penggemarnya di Indonesia. Akhirnya boyband ternama saat ini, One Direction, akan menggelar konsernya di Indonesia pada, Rabu 25 Maret 2015.

Tur bertajuk "One Direction On The Road Again Tour 2015" tersebut akan diawali dari Australia pada 7 Februari, kemudian dilanjutkan ke negara di Asia yakni Jepang pada 24 Februari dan Indonesia pada 25 Maret 2015. Mereka juga akan konser di Singapura, Filipina, Hongkong, dan Uni Emirat Arab.

Kelima personel boyband ini, yaitu: Nilan Horan, Zayn Malik, Liam Payne, Harry Styles, dan Louis Tomlinson akan menyambangi Indonesia dalam rangka promosi album terbaru mereka dan Gelora Bung Karno Stadium, Jakarta, dipilih sebagai lokasi konser.

Ada peraturan untuk penonton anak-anak dan remaja. Mereka di bawah usia 12 tahun tidak diperkenankan menonton di area berdiri. Sedangkan yang berumur di bawah 16 tahun, diperbolehkan menempati area berdiri, namun harus didampingi orang dewasa. Tidak ada batasan usia untuk menempati bangku tribun.

Peraturan lainnya jika akan menonton konser On The Road Again Tour 2015 dari boyband Inggris One Direction (1D) di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada, Rabu mendatang (25/3), janganlah Anda membawa monopod atau tongsis (tongkat narsis). Pihak promotor konser itu melarang para penonton membawa masuk alat penunjang kegiatan memotret diri tersebut ke SUGBK.

Hal itu disampaikan oleh pihak Ismaya Live, promotor konser tersebut, dalam jumpa pers konser itu di Jakarta, Rabu (18/3) siang.

"Poster ukuran gede yang lebih dari A4, monopod atau tongsis tidak diperbolehkan dibawa dalam arena konser, nanti bisa menghalangi kenyamanan penonton lain ketika menyaksikan One Direction," tutur Mellysa Niode, mewakili pihak promotor.

Alasan keamanan dan kenyamanan bagi para penonton menjadi sebab tidak diperbolehkannya tongsis dan sejumlah lain benda dibawa masuk.

"Ini adalah konser yang besar dan kami dari promotor mengutamakan kenyamanan dalam menonton konser. Jadi, agar tidak mengganggu penonton lain, tongsis, poster dengan ukuran lebih dari A4, kamera SLR, dan alat perekam video profesional, tidak diperbolehkan dibawa masuk," sambung Mellysa.

Selain itu, para penonton juga dilarang membawa sejumlah benda lain. Barang-barang itu adalah pena laser atau senter, kembang api, benda yang bisa menghasilkan suara keras, senjata, tiang bendera atau banner, payung, botol gelas, kaleng, makanan dan minuman dari luar, benda yang bisa digelembungkan dengan diisi udara (bola pantai dan balon, misalnya), selimut, benda berukuran besar, kursi lipat, papan seluncur, obat-obatan terlarang, benda-benda ilegal yang bisa membahayakan diri dan sekitar, dan binatang peliharaan.(bh/yun)


 
Berita Terkait Musik
 
• Cerita Farel Prayoga. Dari Mengamen Hingga Bikin Istana Negara Bergoyang !
 
• Enam Twit Kontroversial Elon Musk yang Membuatnya dalam Masalah
 
• Charlie Watts Meninggal: Kisah Sang 'Penjaga Irama' The Rolling Stones yang Pernah Menghajar Mick Jagger
 
• Westlife Sihir Seluruh Penonton dengan 'If I Let You Go'
 
• Anang Hermansyah Resmi Tarik Usulan RUU Permusikan di Baleg DPR
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]