"Ini masih dalam pertimbagan dan perlu dikaji lebih mendalam apakah lagu tersebut cocok atau tidak" /> BeritaHUKUM.com - 'Aceh Lon Sayang' akan Ditetapkan Sebagai Hymne Aceh

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Aceh
'Aceh Lon Sayang' akan Ditetapkan Sebagai Hymne Aceh
Wednesday 08 Jan 2014 11:46:40

Ketua Banleg DPRA Tgk Abdullah Saleh.(Foto: BH/sul)
ACEH, Berita HUKUM - Badan Legislasi (Banleg) Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dan Pemerintah Aceh akan mempertimbangkan lagu daerah Aceh yang berjudul "Aceh Lon Sayang" ditetapkan sebagai Hymne Aceh.

"Ini masih dalam pertimbagan dan perlu dikaji lebih mendalam apakah lagu tersebut cocok atau tidak jika ditetapkan sebagai Hymne," kata Ketua Banleg DPRA Tgk Abdullah Saleh, kepada BeritaHUKUM.com, Selasa (7/1).

"Ada memang beberapa lagu daerah Aceh yang masih dalam pertimbangan untuk ditetapkan sebagai hymne seperti lagu Aceh Lon Sayang," timpalnya lagi.

Qanun hymne adalah simbol ataupun lambang maupun entitas Aceh yang perlu diselesaikan segera, karena merupakan qanun prioritas tahun 2014 termasuk qanun wali nanggroe dan bendera Aceh. Dijelaskan, saat ini pembahasan qanun hymne sudah selesai pembahasannya, dan nantinya akan di paripurnakan pada sidang khusus.

Qanun hymne adalah qanun prioritas 3 tahun berturut-turut, tetapi belum berhasil dirampungkan di draft awalnya. Karena menyangkut hymne ini menurut Abdullah Saleh sedikit rumit dan perlu dilakukan sayembara untuk mendapatkan jenis lagu dan bahasa apa yang akan digunakannya apakah memakai bahasa Gayo, Alas dan bahasa lainnya.

"Sebab di Aceh beragam etnis, tapi yang terpenting lagu itu yang bisa memberi semangat kebersamaan terutama semangat membangun Aceh," sebut anggota DPRA dari Partai Aceh ini.(bhc/sul).


 
Berita Terkait Aceh
 
Dapil 1 di Aceh Besar Banda Aceh Tgk. Mustafa Pecah Telor Hantar Wakil PDI-Perjuangan
 
Hina Rakyat Aceh Secara Brutal, Senator Fachrul Razi Kecam Keras Deni Siregar
 
Eks Jubir GAM Yakin Aceh Aman Jelang HUT GAM dan Pemilu 2019
 
Mendagri: Jangan Menyudutkan yang Berkaitan dengan Dana Otsus
 
Wabup Aceh Utara Minta Masyarakat Gunakan Hak Pilih
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]