Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

    Donald Trump
 
Hadapi Pemakzulan karena 'Menyalahgunakan Wewenang', Presiden Trump: 'Lakukan Sekarang' | 2019-12-08 17:39:17

AMERIKA SERIKAT, Berita HUKUM - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat, Nancy Pelosi, mengatakan DPR akan mengajukan pemakzulan atas Presiden Donald Trump karena dugaan penyalahgunaan wewenang.

"Demokrasi kita dipertaruhkan dan presiden tidak memberikan kita pilihan kecuali bertindak," kata tokoh Partai Demokrat ini.

Pelosi mengataka
...

16 negara bagian AS gugat Presiden Trump terkait Pembangunan Tembok Perbatasan | 2019-02-20 13:09:07

AMERIKA SERIKAT, Berita HUKUM - Koalisi 16 negara bagian Amerika Serikat, yang dipimpin oleh California, menuntut pemerintahan Presiden Donald Trump terkait keputusannya menyatakan keadaan darurat untuk menghimpun dana pembangunan tembok perbatasan dengan Meksiko.

Trump menyatakan deklarasi pada hari Jumat (15/2) memotong Kongres setelah badan l
...

Mantan Bos FBI Selidiki Dugaan Hubungan Trump dan Rusia | 2017-05-19 09:06:15

AMERIKA SERIKAT, Berita HUKUM - Seorang mantan direktur Biro Investigasi Federal (FBI) diangkat Kejaksaan Agung Amerika Serikat untuk memimpin penyelidikan terhadap dugaan keterkaitan Rusia dalam pilpres AS dan kampanye Donald Trump.

Saat mengumumkan pengangkatan Robert Mueller, Wakil Jaksa Agung, Rod Rosenstein, mengatakan bahwa penting menunju
...

Donald Trump Ditekan Segala Arah agar Beri Bukti, Jangan Cuma Main Tuduh ke Obama | 2017-03-20 14:52:06

AMERIKA SERIKAT, Berita HUKUM - Para anggota legislatif Amerika Serikat baik dari Partai Demokrat maupun Partai Republik menyatakan tidak ada bukti yang menguatkan tuduhan Presiden Donald Trump yang berasal dari Partai Republik, bahwa pendahulu dia, Barack Obama, telah menyadap dia tahun lalu. Mereka menuntut Trump menjelaskan atau membuktikan tudi ...

Donald Trump Minta Maaf atas Komentar Cabul dalam Videonya | 2016-10-09 06:33:20

AMERIKA SERIKAT, Berita HUKUM - Kandidat presiden AS dari Partai Republik Donald Trump meminta maaf atas komentar cabul terhadap perempuan yang dia sampaikan dalam video yang direkam pada 2005 lalu.

Trump mengatakan bahwa "kata-kata tersebut tidak mencerminkan siapa saya... saya minta maaf".

Dalam video yang beredar baru-baru ini, Trump menga
...





Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


 Berita Utama >
   
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Untitled Document

  Berita Terkini >>
   
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores


Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]