Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

    BNP2TKI
 
BNP2 TKI : Lulus Bahasa, 150 Perawat ke Jepang | Wednesday 11 Apr 2012 18:32:10

JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia atau BNP2 TKI akan memberangkatkan 150 orang TKI ke Jepang pada Mei 2012. Keberangkatan tersebut sebagai tindak lanjut kerjasama antar pemerintah Indonesia-Jepang melalui pendidikan dan latihan (Diklat) Japan International Corporaton for Welfare Services ( ...

Presiden Ganti Susunan Satgas TKI | Thursday 01 Mar 2012 04:12:50

JAKARTA (BeritaHUKUM.com) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) merubah susunan Satuan Tugas Penanganan Kasus (Satgas) TKI di luar negeri, Hal ini berdasarkan Keputusan Presiden (Kepres) no. 8/2012 yang ditandatangani SBY bebrapa hari yang lalu.

Dimana Satgas yang masih dipimpin Maftuh Basyuni ini, menganti Wakil Ketuanya yang dahulu dijab
...

Pemerintah RI Upayakan Pengampunan TKI dari Raja Saudi | Tuesday 08 Nov 2011 23:02:15

JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Selain Tuti Tursilawati, ternyata masih ada 11 tenaga kerja Indonesia (TKI) yang juga terancam hukuman mati. Pemerintah RI akan berusaha keras, agar warganya yang bekerja di Arab Saudi itu tidak sampai menerima hukuman tersebut.

"Pemerintah akan berusaha keras, agar warganya tak dihukum mati. Tapi jawaban (dari Pemer
...

Satgas TKI Bantah Tuti Tursilawati Dipancung Pekan Ini | Tuesday 08 Nov 2011 00:42:34

JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Satuan Tugas TKI membantah informasi yang menyebut bahwa TKI asal Majalengka, Tuti Tursilawati (27) akan dieksekusi mati oleh pemerintah Arab Saudi dalam pekan ini. Eksekusi hanya akan dilakukan, setelah ada keputusan raja. Tapi hal itu hingga kini belum ada.

"Tidak benar ada pemancungan (dalam pekan ini). Sudah ada
...

Lagi, TKI di Arab Saudi Terancam Hukum Pancung | Tuesday 11 Oct 2011 01:52:31

JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Seorang tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Majalengka, Jawa Barat, Tuti Tursilawati akan menghadapi hukuman pancung di Arab Saudi. Ia diduga telah membunuh majikannya. "Nama Tuti Tursilawati memang masuk ke dalam daftar tenaga kerja Indonesia (TKI) yang dihukum mati di Arab Saudi," kata Direktur Eksekutif Migrant Care, An ...

Darsem Tiba di Tanah Air | 2011-07-13 1

JAKARTA-Setelah menempuh berbagai upaya melalui jalur hukum serta diplomatik, akhirnya pemerintah Indonesia berhasil menyelamatkan Darsem dari hukuman pancung di Riyadh, Arab Saudi. Kini, tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Subang, Jawa Barat itu bisa kembali ke Tanah Air untuk segera berkumpul dengan keluarganya lagi.

Kedatanga
...



First Previous


Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


 Berita Utama >
   
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Untitled Document

  Berita Terkini >>
   
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat


Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]