Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

    Sampah Plastik
 
Bali Butuh Investor Pengolah Limbah Plastik | Wednesday 04 Jan 2012 01:28:12

DENPASAR (BeritaHUKUM.com) – Bali membutuhkan investor yang memiliki metode pengolahan sampah plastik. Langkah ini sebagai bagian dari target provinsi itu dalam mewujudkan bebas sampah plastik 2015. Demikian dikatakan Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Bali Anak Agung Alit Sastrawan kepada wartawan di Denpasar, Bali, Selasa (3/1).

Menurut dia,
...

Wali Kota Solo Pamer Mobil Dinas Baru | Tuesday 03 Jan 2012 22:55:53

SURAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Meski sikap pamer, sikap Wali Kota Solo, Jawa Tengah, Joko Widodo patut diancungi jempol. Pasalnya, ia merupakan pejabat pertama yang mengawali penggunaan mobil produksi anak bangsa, Kiat Esemka. Mobil itu jenis SUV (Sport Utility Vehicle) yang terlihat macho, elegan dan sporty.

Pejabat yang kerap disapa Jakowi in
...

Penempatan Posisi Busyro Muqoddas Timbulkan Spekulasi | Tuesday 03 Jan 2012 17:57:16

JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Komposisi pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang merangkap bidang tugas penindakan dan pencegahan itu, menimbulkan spekulasi. Bahkan, terakhir penempatan Busyro Muqoddas yang difokuskan di bidang pencegahan, dituding sebagai bentuk pengucilan terhadapnya dari jajaran pimpinan KPK periode saat ini.

"Spekulas
...

KPK Pastikan Seret Aktor Intelektual Kasus Cek Pelawat | Tuesday 03 Jan 2012 17:01:10

JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan kasus dugaan suap pemilihan deputi senior gubernur BI, takkan berhenti pada kasus tersangka Nunun Nurbaetie. Bahkan, pengungkapan aktor intelektual tersebut, hanya tinggal menunggu waktu.

"Kita akan membongkar aktor intelektualnya. Tinggal menunggu hari saja. Kami masih
...

Diduga Peras Saksi, Kajari Terancam Dipidanakan | Friday 30 Dec 2011 23:03:07

JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Kejaksaan Agung (Kejagung) mengancam akan mempidanakan Kajari Takalar, Sulawesi Selatan (Sulsel) Rakhmat Harianto. Ia diduga melakukan pemerasan seorang saksi sebesar Rp 500 juta. Namun, tindakan ini akan menunggu hasil laporan pemeriksaan Bidang Pengawasan Kejati Sulsel.

Penegasan itu disampaikan Jaksa Agung Basrief
...

Demokrat Minta Century Hanya Diproses Secara Hukum | Friday 30 Dec 2011 19:09:49

JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Sejumlah kader Partai Demokrat mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mereka sengaja datang untuk menemui pimpinan KPK terkait dengan penanganan skandal bailout Bank Century sebesar Rp 6,7 triliun. Mereka meminta kasus itu harus segera diselesaikan secara hukum, jangan secara politik.

Para kader Demokrat yang
...

DPR Desak Pemerintah Moratorium Izin Pengelolaan Lahan | Friday 30 Dec 2011 02:26:10

JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – DPR akan meminta pemerintah melakukan moratorium pemberian izin pengelolaan lahan kepada perusahaan perkebunan dan pertambangan, hingga berbagai konflik terselesaikan. Permintaan ini menyusul kekhawatiran warga terhadap dampak lingkungan dan ekonomi yang diakibatkan kehadiran perusahaan-perusahaan tersebut.

"Pemberian
...

Mantan Dirut PLN Resmi Ajukan Banding | Thursday 29 Dec 2011 21:48:50

JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Mantan Dirut PT PLN Eddie Widiono secara resmi mengajukan upaya hukum banding atas putusan Pengadilan Tipikor. Hal ini sebagai bentuk keberatan sikapnya atas vonis lima tahun penjara dan denda Rp 500 juta dalam kasus korupsi proyek customer information system-rencana induk sistem informasi (CIS-RISI) pada PT PLN Disjaya ...

Polri Minta Komnas HAM Lakukan Cek Silang | Wednesday 28 Dec 2011 23:32:56

Komisioner Komnas HAM temukan pelanggaran prosedur oleh aparat kepolisian dan Bupati Bima akan mencabut izin perusahaan tambang

JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Mabes Polri meminta Komnas HAM untuk melakukan cek silang atas informasi yang diperolehnya. Komisioner lembaga tersebut jangan menerima mentah-mentah temuan sementara atas dugaan pelanggaran
...

KPK Yakin Bisa Ungkap Aktor Utama Kasus Cek Pelawat | Wednesday 28 Dec 2011 18:29:52

JAKARTA (BeritaHUKUM.com) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengklaim sejumlah alat bukti untuk bisa mengungkap serta menjerat aktor intelektual kasus dugaan suap cek pelawat bagi anggota Dewan terkait terpilihnya Miranda Swaray Goeltom sebagai deputi senior gubernur Bank Indonesia (BI). Satu di antara alat bukti itu adalah keterangan tersangka ...



First Previous Next Last


Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


 Berita Utama >
   
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Untitled Document

  Berita Terkini >>
   
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores


Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]