Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

    Afghanistan
 
2014 NATO Mundur Dari Afghanistan, Tahanan Terus Disiksa | Monday 21 Jan 2013 15:47:52

AFGHANISTAN, Berita HUKUM - Laporan setebal 139 halaman yang merupakan kelanjutan dari laporan serupa tahun lalu itu dirilis saat pemerintah Afghanistan tengah bersiap untuk menerima kendali penuh terhadap para tahanan dari pasukan keamanan internasional (ISAF) bentukan NATO. Dalam laporan Misi Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) di Afghanistan yang d ...

Teridentifikasi, Marinir Pengencing Jenazah Taliban | Friday 13 Jan 2012 18:09:18

WASHINGTON (BeritaHUKUM.com) – Setidaknya dua dari empat Marinir AS yang muncul dalam tayangan video tengah mengencingi jenazah Taliban berhasil diidentifikasi. Video, yang muncul di internet tersebut menggambarkan empat Marinir AS berdiri mengencingi beberapa jenazah pejuang Taliban, setidaknya satu jenazah terlihat berlumuran darah.

Berdasarka
...

Ribuan Warga Kabul Hadiri Prosesi Pemakaman Rabbani | Friday 23 Sep 2011 14:27:42

KABUL (BeritaHUKUM.com) – Ribuan warga kota Kabul, Afghanistan menghadiri prosesi pemakaman mantan Presiden Afghanistan, Burhanuddin Rabbani. Pasukan keamanan pun ikut dikerahkan untuk mengamankan jalannya acara tersebut.

Burhanuddin Rabbani tewas dalam serangan bom bunuh diri di kediamannya di Kabul, Selasa (20/09) lalu. Ketua Dewan Tinggi Perd
...

Haqqani Tolak Berdamai dengan AS dan Afghanistan | Saturday 17 Sep 2011 18:36:05

ISLAMABAD (BeritaHUKUM.com) - Jaringan Haqqani, kelompok pemberontak yang ditakuti di Afghanistan, mengaku akan berdialog dengan pemerintah Kabul dan AS untuk berdamai. Namun, hal ini dilakukan dengan syarat, bila Taliban juga mau untuk berdamai. Tapi hal itu sesuatu yang dianggap mustahil.

Seperti dikutip kantor berita Reuters, ketua jaringan i
...

Gagal Lindungi Adik Presiden Afghanistan, Jenderal AS Dicopot | Tuesday 19 Jul 2011 17:06

KABUL- Panglima militer Amerika Serikat (AS) di Afghanistan, Jenderal David Petraeus mengundurkan diri pada Senin (18/7) kemarin. Petraeus menyerahkan tongkat komando ke penggantinya, Jenderal (Mar) John Allen. Penyerahan tongkat komando itu, dihadiri sejumlah perwira tinggi AS, Laksamana Mike Mullen, Jenderal (Mar) James Mattis dan panglima NATO W ...



First Previous


Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


 Berita Utama >
   
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Untitled Document

  Berita Terkini >>
   
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?


Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]