Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

    Pemilu 2014
 
Real Count Timses Prabowo Sudah 90%, Prabowo Unggul 7%! Real Count Jokowi Masih Foto Copy? | Sunday 13 Jul 2014 04:00:44

JAKARTA, Berita HUKUM - Usai maraknya lembaga survei mengeluarkan hasil hitung cepat atau quick count, kini partai masing-masing kubu koalisi kedua pasangan capres-cawapres berlomba-lomba mengeluarkan data real count yang didapat dari Formulir C1 yang diperoleh dari para saksi di lapangan. Komisi Pemilihan Umum (KPU) sendiri baru akan secara resmi ...

Pemilu Sudah Usai, Presiden SBY Instruksikan Jajaran Menteri Tuntaskan Tugas 100 Hari Terakhir | Sunday 13 Jul 2014 03:25:16

JAKARTA, Berita HUKUM - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengajak seluruh jajaran menteri Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II agar bisa menuntaskan seluruh pekerjaannya dalam 100 hari terakhir masa tugasnya.

“Saya mengajak, mari kita tuntaskan pekerjaan kita di 100 hari terakhir ini. Pilpres 2014 terutama kampanye telah selesai, demikian p
...

Tegaskan Posisi 'Di Tengah', Presiden Minta Pers Tidak Picu Konflik Horizontal | Saturday 12 Jul 2014 21:37:04

JAKARTA, Berita HUKUM - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengemukakan, kedua pasangan Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres), yaitu Prabowo Subianto – Hatta Rajasa dan Joko Widodo (Jokowi) – Jusuf Kalla, yang masing-masing telah mengklaim meraih kemenangan dalam Pemilu Presiden (Pilpres) 9 Juli lalu, telah setuju dan be ...

KPI Hentikan Siaran Quick Count, Real Count, dan Klaim Kemenangan Capres | Saturday 12 Jul 2014 21:04:56

JAKARTA, Berita HUKUM - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) mengingatkan tentang potensi pelanggaran terhadap pasal 36 (5) huruf a Undang-Undang nomor 32 tahun 2002 tentang penyiaran yang berbunyi: “Isi siaran dilarang: a. bersifat fitnah, menghasut, menyesatkan dan/atau berbohong.”dalam penyiaran quick count, real count, atau klaim kemenangan dari ca ...

Inilah Kecurangan yang Dialami Prabowo-Hatta | Saturday 12 Jul 2014 15:16:52

JAKARTA, Berita HUKUM - Sekretaris Tim Pemenangan Capres Prabowo-Hatta, Fadli Zon menyatakan banyak tindakan kecurangan dan kriminal yang dialami kubu Prabowo-Hatta pada Pilpres 9 Juli.

"Ada mobil kita yang membawa data C1 dirampok. Lalu di Banyumanik markas kita diserang. Kemudian ada oknum polisi yang memaksa melakukan penandatangan formulir C
...

Simpatisan Kubu Prabowo-Hatta Dapat Teror Dibunuh | Saturday 12 Jul 2014 14:53:37

JAKARTA, Berita HUKUM - Kubu Capres Prabowo Subianto-Hatta Rajasa menerima sejumlah teror menjelang penghitungan resmi Pilpres pada Selasa 22 Juli mendatang oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Penasehat pasangan Prabowo-Hatta, Letjen TNI Purn Suryo Prabowo mengatakan, teror ini dirasakan oleh para keluarga pendukung dan pihak-pihak yang membela Pr
...

Media, Lembaga Survey dan Pilpres 2014, (Hakikatnya mendewasakan dan mendamaikan) | Saturday 12 Jul 2014 12:06:17

Oleh: Kamaruddin Hasan

TERUS TERANG saya dan dominan rakyat di nusantara ini merasa khawatir; melihat, mencermati dan menganalisa situasi dan kondisi realitas politik proses pilpres 2014. Kekhawatiran bukan masalah siapa yang akan definitif ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) melalui penghitungan manual menjadi presiden dan wakil preside
...

Rilis Polonia Media Center 11/7/2014: Update Real Count, Prabowo – Hatta Tetap Unggul | Saturday 12 Jul 2014 01:04:42

JAKARTA, Berita HUKUM - Tim Kampanye Nasional Prabowo – Hatta kembali merilis perkembangan terbaru hasil Real Count sementara Pemilihan Presiden 2014 pada hari Kamis (11/7), di markas Pemenangan Prabowo – Hatta, di Rumah Polonia, Jalan Cipinang Cempedak I No. 29. Jakarta Timur.

Berdasarkan perkembangan terbaru Real Count yang dirilis oleh Timka
...

Burhanudin Memang Paling Provokatif Sepanjang Sejarah Pemilu | Saturday 12 Jul 2014 00:29:42

JAKARTA, Berita HUKUM - Membaca berita sebuah media nasional terkemuka tadi malam, Kamis 10 Juli 2014, dengan judul berita Jika KPU Menangkan Prabowo, Lembaga Survei Tuding KPU yang Salah, membuat kalangan akademik mengernyitkan dahi sebagai ekspresi keanehan.

Dalam berita tersebut Burhanudin mengemukakan, "Kalau hasil hitungan resmi KPU nanti t
...

Timkamnas Prabowo-Hatta: Sajikan Real Count Berdasar Saksi di 470 Ribu TPS | Friday 11 Jul 2014 20:10:02

JAKARTA, Berita HUKUM - Pemilihan Presiden telah dilaksanakan pada 9 Juli 2014 kemarin, meskipun hasil resmi baru ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 22 Juli 2014 mendatang, namun sejumlah lembaga survei telah merilis hasil hitung cepat atau quick count. Sejumlah lembaga survei merilis hasil yang berbeda, sebagian menyatakan pasangan P ...



First Previous Next Last


Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


 Berita Utama >
   
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Untitled Document

  Berita Terkini >>
   
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat


Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]