Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

    Kasus Bank Bukopin
 
Korupsi Rp 76 Miliar, Kesebelasan Tersangka Bukopin 1 dari PT APL | Tuesday 28 May 2013 01:48:37

JAKARTA, Berita HUKUM -‪ Kasus Bank Bukopin masih diproses Kejaksaan Agung (Kejagung), dan oleh Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Andhi Nirwanto mengungkapkan kepada Wartawan, sejauh ini kasus dugaan korupsi pengucuran kredit pengadaan drying center (alat pengering gabah) di Bank Bukopin yang diduga merugikan negara mencapai Rp 76 mi ...

Kejagung Periksa Dirut Bank Bukopin | Thursday 14 Feb 2013 21:56:03

JAKARTA, Berita HUKUM - Tim Penyidik Kejaksaan Agung hari ini telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi Glen Glenardi Direktur Utama Bank Bukopin, Kamis (14/2).

Glen Glenardi hadir pada pukul 10:00 WIB, "Saksi memenuhi panggilan tim penyidik dan selanjutnya dilakukan pemeriksaan yang pada pokoknya, pemeriksaan terkait kepada proses pencairan at
...

Kejagung Terus Memproses Korupsi Bank Bukopin | Friday 01 Feb 2013 16:06:22

JAKARTA, Berita HUKUM - Tindak Pidana Korupsi terkait kredit Bank Bukopin untuk pengadaan alat pengering gabah di sejumlah daerah, masih terus diproses oleh Kejaksaan Agung.

Penyidik Kejagung sudah menetapkan 11 tersangka dalam perkara ini. Sepuluh diantaranya berasal dari pihak Bank Bukopin. Para ter­sangka itu adalah Harry Harmono Busri (karya
...

Korupsi di Bank Bukopin, Kejaksaan Periksa 2 Orang Saksi | Wednesday 16 Jan 2013 02:07:09

JAKARTA, Berita HUKUM - Kejaksaan Agung kembali memanggil 2 orang saksi terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi harga mesin drying centre (alat pengering gabah), dimana awalnya Direksi PT Bank Bukopin mengucurkan fasilitas kredit kepada PT Agung Pratama senilai 76 Milyar, tahun 2004 selama tiga tahap untuk membiayai pembangunan alat pengering ga ...

Kasus Bank Bukopin Rugikan Negara Rp 59,5 Milyar Lebih | Friday 21 Dec 2012 23:24:15

JAKARTA, Berita HUKUM - Kejaksaan Agung RI telah merilis nilai kerugian Negara pada kasus korupsi pengadaan alat pengering gabah di Bank Bukopin, dengan perhitungan akuntan publik Nursehan dan Sinarharja, kerugian yang terjadi mencapai Rp 59.584.529.500 Miliar. Dimana dibutuhkan waktu lebih dari 4 tahun bagi penyidik Pidana Khusus (JAM Pidsus) untu ...

Kejagung Periksa Saksi Kasus Korupsi Bukopin | Friday 21 Dec 2012 21:45:17

JAKARTA, Berita HUKUM - Tim penyidik Kejaksaan Agung memeriksa saksi Zulfikar Umar atas kasus dugaan korupsi pengadaan alat pengeringan gabah di Bank Bukopin pada 2004 yang menimbulkan kerugian negara sekitar Rp 76,24 miliar.

"Seorang saksi bernama Zulfikar Umar yang bekerja sebagai karyawan Bank Bukopin hadir memenuhi panggilan," kata Kepala Pu
...

Harga Kopi Akan Melonjak 14% Jadi US$ 2.150 Pada Juni 2013 | Wednesday 12 Dec 2012 18:00:55

VIETNAM, Berita HUKUM - Harga kopi robusta diprediksi melonjak 14% menjadi US$ 2.150 per ton pada Juni tahun depan, akibat menurunnya panen yang menekan pasokan global.

Berdasarkan survei Bloomberg, panen kopi robusta akan turun 12% menjadi 1,45 juta ton dari 1,65 juta ton pada musim sebelumnya. Asia dan Afrika merupakan produsen utama atas kopi
...

KPK Didesak Ambil Alih Kasus Dugaan Korupsi Bank Bukopin | Wednesday 06 Jun 2012 17:21:28

JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) didesak mengambil alih kasus dugaan korupsi Bank Bukopin dalam proyek pengadaan alat pengering gabah. Yang sebelumnya ditangani Kejaksaan Agung (Kejagung).

Menurut Konsultan Gerakan Indonesia (GI), Karlan sejak ditangani Kejaksaan dari 2008, penanganan kasus dugaan korupsi sebsar R
...



First Previous


Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


 Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

  Berita Terkini >>
   
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah
Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional


Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]