Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

    Kasus Cek Pelawat
 
Soal Cek Pelawat, Nunun Pada Posisi Rumit | Monday 16 Apr 2012 17:09:19

JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Harapan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar terdakwa kasus dugaan suap cek perjalanan terkait pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (DGSBI) 2004, Nunun Nurbaeti. Boleh dikatakan agak tersendat. Pasalnya, terdakwa Nunun mengaku tidak mengetahui asal usul cek perjalanan Bank Internasional Indonesia (BII) yan ...

KPK Tanyakan Adang Soal Kedekatannya dengan Miranda | Tuesday 17 Jan 2012 17:07:35

JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Anggota Komisi III DPR Adang Daradjatun telah menuntaskan pemeriksaan sebagai saksi kasus dugaan suap cek pelawat bagi istrinya sendiri, tersangka Nunun Nurbaeti. Pemeriksaan terhadapnya selama lebih dari dua jam itu, berlangsung lancar.

Dalam pemeriksaan tersebut, mantan Wakapolri ini mengakui bahwa dirinya dimintai
...

KPK: Ada Tersangka Baru Kasus Cek Pelawat | Monday 09 Jan 2012 17:31:06

JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abrahan Samad memastikan akan ada tersangka baru kasus suap cek pelawat terkait pemenangan Miranda Swaray Goeltom sebagai deputi senior gubernur BI. Namun, ia enggan membeberkan identitas pihak yang tengah dibidiknya itu.

"Kalau (dilihat) bukti-buktinya, sudah mengarah. Siapa d
...

KPK Pastikan Seret Aktor Intelektual Kasus Cek Pelawat | Tuesday 03 Jan 2012 17:01:10

JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan kasus dugaan suap pemilihan deputi senior gubernur BI, takkan berhenti pada kasus tersangka Nunun Nurbaetie. Bahkan, pengungkapan aktor intelektual tersebut, hanya tinggal menunggu waktu.

"Kita akan membongkar aktor intelektualnya. Tinggal menunggu hari saja. Kami masih
...

KPK Yakin Bisa Ungkap Aktor Utama Kasus Cek Pelawat | Wednesday 28 Dec 2011 18:29:52

JAKARTA (BeritaHUKUM.com) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengklaim sejumlah alat bukti untuk bisa mengungkap serta menjerat aktor intelektual kasus dugaan suap cek pelawat bagi anggota Dewan terkait terpilihnya Miranda Swaray Goeltom sebagai deputi senior gubernur Bank Indonesia (BI). Satu di antara alat bukti itu adalah keterangan tersangka ...

KPK Siap Ungkap Aktor Utama Suap Cek Pelawat | Tuesday 20 Dec 2011 01:07:18

JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad berjanji mengungkap aktor utama di balik kasus suap cek pelawat terhadap puluhan politisi Senayan dalam pemenangan Miranda Swaray Gultom sebagai Deputi Senior Gubernur Senior BI.

Abrahan sepakat bahwa tersangka Nunun Nurbaeti hanyalah kurir dari pemberian cek kep
...

KPK Kembali Cekal Miranda Goeltom | Monday 12 Dec 2011 23:38:50

JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhitung mulai Senin (12/12) ini, melakukan pencekalan terhadap mantan Deputi Senior Gubernur Bank Indonesia (BI), Miranda Swaray Goeltom. Permohonan cekal itu sudah diterima Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).

"Menindaklanj
...

Presiden Harusnya Bisa Bantu Pulangkan Nunun Nurbaeti | Wednesday 26 Oct 2011 23:47:10

JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Ketua KPK Busyro Muqoddas secara blak-blakan menyatakan kesulitan menangkap dan memulangkan tersangka kasus cek pelawat Nunun Nurbaeti Daradjatun. Pasalnya, istri mantan Wakapolri Komjen Pol. (Purn) Adang Daradjatun itu mendapat perlindungan kekuatan keamanan tertentu.

Atas hal ini, Busyro pun menyatakan seharusnya t
...



First Previous


Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


 Berita Utama >
   
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Untitled Document

  Berita Terkini >>
   
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores


Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]