Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

    White Crime
 
Gayus Kecewa Sikap Satgas PMH | Wednesday 20 Jul 2011 18:

JAKARTA-Terpidana kasus penggelapan pajak Gayus Halomoan Tambunan, menyatakan kekecewaannya terhadap sikap Satgas Pemberantasan Mafia Hukum (PMH). Dia mengungkapkan pernah dijanjikan akan diberikan keringanan sangsi hukuman yang dihadapi jika bersedia menjadi whistle blower. Namun ternyata, informasi yang diberikan justru malah menyulitkannya.

"
...

Remunerasi Kejaksaan Segera Cair | Tuesday 19 Jul 2011 20:33

*Tertinggi Rp 25 Juta dan Terendah Rp 1,6 Juta

JAKARTA-Jaksa Agung Basrief Arief menyampaikan kabar gembira bagi jajarannya. Korps Adhiyaksa yang berjumlah 21 ribu itu akan menerima tunjangan prestasi (remunerasi). Besarannya cukup menggiurkan, mulai dari Rp 25 juta hingga Rp 1,6 juta per bulan. remunerasi Rp 25 juta adalah 7 pejabat eselon
...

Lembaga Penegak Hukum Sepakat Lindungi Whistle Blower | Tuesday 19 Jul 2011 15:17

JAKARTA-Sejumlah pimpinan petinggi lembaga penegak hukum di Indonesia menandatangani nota kesepahaman (MoU) mengenai perlindungan untuk peniup peluit (whistle blower). Selain pucuk pimpinan penegak hukum, penandatanganan nota kesepahaman juga dilakukan oleh pihak pemerintah, yakni Menkum HAM Patrialis Akbar dan Menkopolhukam Djoko Suyanto.

Acar
...

KPK Fokus Lengkapi Dokumen Perusahaan Pengemplang Pajak | Tuesday 19 Jul 2011 12:42

JAKARTA-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih terus mengkaji dugaan pengemplang pajak puluhan perusahaan migas. Apalagi, pajak yang belum dibayar puluhan perusahaan migas ini mencapai 583 juta dolar AS pada 2010. "KPK terus mengkajinya bersama Litbang dan Deputi Pencegahan (KPK) untuk preventifnya supaya aset-asetnya nanti bisa diselamatkan," ka ...

Nazaruddin Siap Pulang Bila Oknum Lainnya Jadi Tersangka. | Tuesday 19 Jul 2011 12:03

JAKARTA-Muhammad Nazaruddin terbilang ‘sakti’. Pasalnya, meski dikabarkan berada di luar negeri, ternyata dirinya masih ‘ada’ di gedung DPR RI. Tapi bukan dalam bentuk tubuh yang dapat dilihat dengan kasat mata, melainkan namanya yang tetap tertera di dalam daftar hadir (absensi) dengan nomor urut 101 di jajaran nama para anggota DPR yang akan meng ...

Mantan Sekretaris Burhanuddin Disidang Lagi | Monday 18 Jul 2011 21:12:

JAKARTA-Mantan Sekretaris Gubernur Bank Indonesia (BI) era Burhanuddin Abullah, Mieke Henriett Bambang kembali didakwa jaksa penuntut umum (JPU) dari Kejaksaan Agung.

Terdakwa kembali disidangkan, setelah majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) membebaskannya dari dakwaan, saat putusan sela disampaikan pada 21 Februari lalu.
...

KPK Serius Tangani 14 Perusahaan Pengemplang Pajak | Monday 18 Jul 2011 19:34:

JAKARTA-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah memprioritaskan penanganan dugaan pelanggaran hukum yang dilakukan 14 perusahaan asing sektor minyak dan gas (Migas). Kini, masih dalam tahap pengumpulan alat-alat bukti, karena belasan perusahaan ini tidak membayar pajak.

“Untuk urusan pajak, KPK sudah mendesak Dirjen Pajak untuk menagih utang
...

Koalisi Sipil Desak Pemerintah Ratifikasi Statuta Roma | Monday 18 Jul 2011 11:54:

JAKARTA-Koalisi Masyarakat Sipil Indonesia Untuk Mahkamah Pidana Internasional, mendesak pemerintah Indonesia segera meratifikasi Statuta Roma. Pasalnya, Indonesia selama ini telah mengemukakan niatnya untuk menjadi pihak dalam Statuta. Pemerintah juga berkomitmen untuk meratifikasi pada 2013.

Hal ini bagian dari perayaan hari keadilan internas
...

Penyidikan Polri Diyakini Sama dengan Temuan MK | Saturday 16 Jul 2011 15:2

JAKARTA-Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD meyakini hasil penyidikan Polri tidak akan berbeda dengan fakta temuan Panja Mafia Pemilu mengenai keterlibatan Andi Nurpati. Fakta-fakta yang terungkap di Panja Mafia Pemilu Komisi II DPR, diyakininya sama dengan fakta yang ditemukan tim penyidik Bareskrim Polri.

Hasil penyidikan Polri, diharapk
...

ABK Indonesia Jadi Korban Kekerasan dan Penghinaan | Saturday 16 Jul 2011 13:2

JAKARTA-Cerita pilu soal tenaga kerja Indonesia (TKI) kembali beredar. Kali ini terhadap anak buah kapal (ABK) asal Indonesia yang bekerja di kapal penangkap ikan berbendera Korea Selatan. Mereka menjadi korban kekerasan sekaligus perlakuan kurang pantas dari atasannya, saat kapal itu beroperasi di perairan Selandia Baru.

Perlakuan kekerasan dan
...



First Previous Next Last


Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


 Berita Utama >
   
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Untitled Document

  Berita Terkini >>
   
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?


Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]