| White Crime |
|
|
| |
| Eksepsi Ditolak, Perkara Rosa Dilanjutkan | Wednesday 03 Aug 2011 14:32:50 |
 |
JAKARTA-Majelis hakim menolak seluruh nota keberatan (eksepsi) yang diajukan terdakwa kasus dugaan suap pembangunan Wisma Atlet SEA Games 2011, Mindo Rosalina Manulang. Atas putusan tersebut, persidangan harus dilanjutkan. "Keberatan yang diajukan oleh penasehat hukum Mindo Rosalina Manulang tidak dapat diterima," kata haki ketua Suwidya saat memba ... Berita Selengkapnya |
| Kasus Hambalang, KPK Masih Kumpulkan Data | Wednesday 03 Aug 2011 00:59:09 |
 |
JAKARTA-Kasus dugaan korupsi pembangunan sarana olahraga dan stadion Hambalang di Sentul, Bogor, masih terus didalami Komisi Pembernatasan Korupsi (KPK). Penanganan kasus ini, bukan karena "nyanyian" tersangka kasus suap pembangunan Wisma Atlet, Muhammad Nazaruddin. Justru ditemukan secara tak sengaja, saat menangani kasus suap proyek pembangunan s ... Berita Selengkapnya |
| KPK Sita Komputer dari Rumah Nazaruddin | Tuesday 02 Aug 2011 20:15:06 |
 |
JAKARTA-Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan rumah mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin di kawasan Pejaten, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (2/8) pagi. Penggeledahan tersebut dilakukan tertutup, karena wartawan dilarang untuk meliput proses hukum itu. Hal ini dilakukan hingga siang.
... Berita Selengkapnya |
| Patrialis Mulai Bungkam Ditanya Soal Nazaruddin | Tuesday 02 Aug 2011 14:16:09 |
 |
JAKARTA-Ada yang berubah dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Patrialis Akbar. Ia yang biasanya paling mudah dimintai komentarnya mengenai keberadaan buron sekaligus tersangka dugaan korupsi Nazaruddin, kini malah bersikap sebaliknya. Patrialis memilih bungkam dan menutup rapat-rapat bibirnya, saat ditanya mengenai hal itu.
Pa ... Berita Selengkapnya |
| Pansel KPK Bantah Jagokan Seorang Calon | Tuesday 02 Aug 2011 13:14:50 |
 |
JAKARTA-Ketua Panitia Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Pansel Capim KPK) Patrialis Akbar membantah tudingan pihaknya menjagokan salah satu calon. Jika pihaknya terbukti melakukan hal yang ditudingkan itu, seleksi yang dilakukannya ini sama hal melanggar hukum, karena pembohongan terhadap publik.
"Jangan (bilang) begitu. Ka ... Berita Selengkapnya |
| Pertahankan KPK, Copot Marzuki Alie | Tuesday 02 Aug 2011 00:15:02 |
 |
*Tak pantas “Prokoruptor” Pimpin DPR dan Jadi Kader Partai
JAKARTA-Ketua DPR Marzuki Alie dari Partai Demokrat pada Jumat (29/7) lalu, menyampaikan dua pernyataan yang kontroversial yaitu pembubaran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan pengampunan bagi para koruptor.
Bukan kali pertama Marzuki Alie ini bicara secara tidak logis, sebelumny ... Berita Selengkapnya |
| Syafii Maarif Siap Bekerja Objektif dan Radikal | Monday 01 Aug 2011 21:29:25 |
 |
JAKARTA-Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Syafii Maarif siap melakukan investigasi secara mendalam, objektif dan radikal terhadap pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diduga melakukan pelanggaran kode etik. Meski demikian, dirinya tidak menyetujui wacana pembubaran KPK. Demikian kata dia kepada wartawan di Jakarta, Senin (1/8).
Menu ... Berita Selengkapnya |
| Komposisi Komite Etik KPK Berubah | Monday 01 Aug 2011 14:55:58 |
 |
*Syafii Maarif dan Nono Makarim Masuk Gantikan Busyro dan Haryono
JAKARTA-Komposisi dalam Komite Etik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tiba-tiba mengalami perubahan. Pasalnya, dua pimpinan internal KPK, yakni Busyro Muqoddas dan Haryono Umar mengundurkan diri dan posisinya itu digantikan dari unsur eksternal. Penggantinya adalah tokoh agama ... Berita Selengkapnya |
| KPK Butuh Lembaga Pengawas | Saturday 30 Jul 2011 13:37:48 |
 |
JAKARTA-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus menuai kontroversi akibat tudingan Nazaruddin yang sudah diakui oleh Ade Raharja selaku Deputi Penindakan KPK. Menurut mantan anggota Panja RUU KPK Firman Jaya Daeli, saat ini KPK seperti dilemahkan oleh komisionernya sendiri. "Tapi, itu tidak menjadi alasan KPK untuk dilemahkan sebagai lembaga," ka ... Berita Selengkapnya |
| Melanggar Hukum, Usulan Marzuki Membubarkan KPK | Saturday 30 Jul 2011 12:44:08 |
 |
*Pejabatnya Perlu Diawasi dan Dievaluasi
JAKARTA-Persoalan yang merundung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) seolah tidak ada habisnya. Dalam nyanyian Nazaruddin, beberapa pejabatnya dituding ikut terlibat praktik korupsi. Berbagai tanggapan menyeruak dari publik yang mengharapkan wujud kinerja KPK yang konsisten dalam memberantas korupsi. Tan ... Berita Selengkapnya |
|
|