| Internasional |
|
|
| |
| Presiden Cina Xi Jinping Desak Donald Trump Jaga 'Ucapan dan Tindakan' terkait Korea Utara | 2017-08-14 06:34:46 |
 |
CINA, Berita HUKUM - Presiden Cina Xi Jinping telah mendesak Presiden AS Donald Trump dan Korea Utara untuk menghindari "kata-kata dan tindakan" yang dapat memperburuk situasi, seperti diberitakan media.
Trump dan Korea Utara saling menyampaikan retorika permusuhan, dengan presiden AS mengancam untuk menghujani Korea Utara dengan "tembakan dan k ... Berita Selengkapnya |
| Donald Trump Peringatkan Solusi Militer 'Sudah Siap' jika Korea Utara Tidak Bijaksana | 2017-08-12 06:53:00 |
 |
AMERIKA SERIKAT, Berita HUKUM - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menggencarkan retorika dengan mengatakan militer Amerika Serikat sudah "terkunci dan terisi muatan" untuk menangani Korea Utara jika negara itu tidak menahan diri.
"Solusi militer sekarang sudah siap, terkunci dan terisi muatan, jika Korea Utara bertindak secara tidak bijaksa ... Berita Selengkapnya |
| Donald Trump: Korut 'akan Dihadapi Kekuatan Dahsyat' Jika Tetap Mengancam | 2017-08-09 09:52:14 |
 |
AMERIKA SERIKAT, Berita HUKUM - Presiden Donald Trump mengatakan Korea Utara sebaiknya tidak lagi mengeluarkan ancaman terhadap Amerika Serikat.
Jika pemerintah di Pyongyang terus saja mengancam, Amerika Serikat, kata Presiden Trump, akan membalasnya 'dengan kekuatan dahsyat, yang tak pernah dilihat oleh dunia'.
"Lebih baik Korea Utara tak ... Berita Selengkapnya |
| DK PBB Jatuhkan Sanksi 'Paling Keras Sepanjang Satu Generasi' terhadap Korea Utara | 2017-08-07 07:24:41 |
 |
NEW YORK, Berita HUKUM - Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) menyepakati sanksi baru terhadap Korea Utara terkait program-program rudal negeri itu.
Dalam sidangnya, dengan suara bulat para anggota DK PBB menyetujui sebuah resolusi yang melarang ekspor Korea Utara dan membatasi investasi di negara tersebut.
Duta Besar AS untuk ... Berita Selengkapnya |
| AS Mengaku Tak Memusuhi dan Tak Ingin Gulingkan Rezim di Korea Utara | 2017-08-04 08:01:55 |
 |
AMERIKA SERIKAT, Berita HUKUM - Pemerintah Amerika Serikat menegaskan bahwa mereka tidak menuntut perubahan rezim di Korea Utara, ungkap menteri luar negeri AS, menyusul terus menegangnya hubungan kedua negara terkait masalah rudal.
"Kami bukan musuh Anda," kata Menlu Rex Tillerson, sembari menambahkan bahwa AS juga berharap bisa berdialog deng ... Berita Selengkapnya |
| Kim Jong-un: 'Seluruh AS dalam Jangkauan Serangan Rudal Balistik Korea Utara' | 2017-07-30 18:56:05 |
 |
PYONGYANG, Berita HUKUM - Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un mengatakan bahwa uji coba tersebut membuktikan bahwa seluruh wilayah AS berada dalam jangkauan serangan mereka, lapor media pemerintah Korut.
Ia membanggakan keberhasilan uji coba terakhir rudal balistik antar benua mereka, yang digambarkan sebagai 'peringatan tegas' terhadap AS.
Pel ... Berita Selengkapnya |
| Survei: Hampir Separuh Warga Muslim AS Alami Diskriminasi | 2017-07-28 19:56:46 |
 |
AMERIKA SERIKAT, Berita HUKUM - Hampir setengah dari warga Muslim di AS mengaku telah mengalami diskriminasi dalam setahun ke belakang, menurut studi Pew Research Center.
Tiga-perempatnya mengatakan bahwa terdapat "banyak" diskriminasi terhadap Muslim, sedangkan 74% menyebut Presiden Donald Trump "tidak bersahabat" kepada mereka.
Pada studi ... Berita Selengkapnya |
| Kasus Yerusalem: Palestina Tetap Bekukan Hubungan dengan Israel | 2017-07-27 08:08:39 |
 |
PALESTINA, Berita HUKUM - Presiden Palestina Mahmud Abbas mengatakan, pihaknya tetap memberlakukan pembekuan hubungan dengan Israel, kendati pemindai logam di Masjid Al Aqsa sudah disingkirkan.
Pemasangan detektor logam itu memicu kemarahan warga Palestina yang menudingnya sebagai upaya Israel menguasai kawasan suci yang disengketakan itu. Terj ... Berita Selengkapnya |
| Penembakan di Kedutaan Israel, 2 Orang Tewas | 2017-07-25 07:57:34 |
 |
YORDANIA, Berita HUKUM - Dua orang asal Yordania tewas dalam insiden penembakan di Kedutaan Israel yang terletak di ibu kota Yordania, Amman.
Penembakan juga telah membuat seorang warga Israel mengalami luka-luka.
Kepolisian setempat mengatakan kedua warga Yordania tersebut bekerja untuk sebuah perusahaan mebel dan memasuki kompleks kedutaa ... Berita Selengkapnya |
| Pidana Kebencian terhadap Muslim di AS 'Naik Tajam' Setelah Donald Trump Menang | 2017-07-19 08:41:01 |
 |
AMERIKA, Berita HUKUM - Tindak pidana kebencian terhadap Muslim di Amerika Serikat meningkat 91% pada enam bulan pertama 2017 dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Kenaikan tajam pidana kebencian tersebut bersamaan dengan kemenangan Donald Trump dalam pemilihan presiden, mengalahkan Hillary Clinton.
Data naiknya pidana kebentian terhad ... Berita Selengkapnya |
|
|