Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
Abraham Samad
Wiwin Sekpri Abraham Samad Resmi Dipecat, Sespim Gantikan Sementara
Monday 15 Apr 2013 16:05:48

Mantan sekretaris pribadi Abraham Samad, Wiwin Suwandi.(Foto: facebook)
JAKARTA, Berita HUKUM - Wiwin Suwandi, sekretaris pribadi (sekpri) Abraham Samad resmi dipecat oleh Majelis Dewan Pertimbangan Pegawai (DPP) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Wiwin dipecat buntut dari bocornya draft Sprindik Anas Urbaningrum mantan ketua Umum Partai Demokrat.

Seperti diketahui, tim Komite Etik KPK menetapkan Wiwin sebagai pelaku utama pembocoran draft surat perintah penyidikan (sprindik) atas nama Anas Urbaningrum.

Johan Budi SP, Juru Bicara KPK, Senin (15/4) mengatakan, Surat Keputusan (SK) pemberhentian Wiwin berlaku pada tanggal 1 Mei 2013. Wiwin yang merupakan lulusan Magister hukum Universitas Hassanuddin tidak berkantor di KPK lagi mulai bulan depan.

"SK sudah dikeluarkan per 1 April dan mulai berlaku pada 1 Mei 2013," kata Johan.

Johan Budi menambahkan, SK pemecatan itu sudah disetujui oleh para pimpinan KPK, serta ditandatangani Wiwin. Sementara untuk pengganti Wiwin, KPK akan mengambil orang internal KPK yang akan diseleksi ketat.

"Ya seleksi, sementara ini masih diambil dari orang dalam KPK," terangnya.

Untuk sementara, Wiwin Suwandi digantikan sekretaris pimpinan (sespim) KPK. "Sementara dari Sespim," tegas Johan.

Sementara itu, Penasihat KPK Abdullah Hehamahua mengatakan sesuai dengan standart operasional prosedur (SOP), setiap pegawai KPK yang berstatus sebagai terperiksa akan diberhentikan sementara.

"Selama ini memang belum pernah pimpinan tidak mengeksekusi putusan Majelis DPP," tegas Johan.(bhc/din)


 
Berita Terkait Abraham Samad
 
• Abraham Samad: Pemanggilan SBY Hanya Sebagai Saksi Meringankan
 
• Abraham Samad: Susah Cari Pemimpin Amanah, Cenderung Otoriter
 
• Abraham Apresiasi Bantuan Masyarakat Indonesia
 
• Abraham Samad: Indonesia Perlu Buat UU Perlindungan Aset
 
• Wiwin Sekpri Abraham Samad Resmi Dipecat, Sespim Gantikan Sementara
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]