Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Selebriti    
 
Film
Widyawati, Artis Pembantu Terbaik Asia Pasifik APFF 2020
2020-01-08 22:02:35

Artis Widyawati.(Foto: Istimewa)
MACAO, Berita HUKUM - Artis kawakan Indonesia, Widyawati, berhasil meraih artis pembantu terbaik di Festival Film Asia Pafisik (APFF) tahun 2020 yang diselenggarakan di Macau 5 - 9 Januari di Macau.

Kemenangan artis kelahiran 12 Juli 1950 itu diumumkan, Rabu (8/1) malam, di hadapan penonton di Broadway Theater Macau.

Akting Widyawati dalam film "Ambu" sejak awal sudah memperoleh banyak pujian. Perannya sebagai seorang ibu suku Badui, salah satu suku di Indonesia yang sangat ketat menjaga pengaruh dari budaya luar, dapat dihayati dengan akting yang sangat menyakinkan.

Ketika dihubungi atas kemenangannya, Widyawati cuma berkata, "Saya bersyukur. Ini kehormatan buat artis segenerasi saya."

Persatuan Perusahaan Film Indonesia (PPFI) tahun 2020 mengirim dua film untuk mewakili Indonesia di APFF. Kedua film tersebut masing-masing film "Kucumbu Tubuh Indahku" karya sutradara Garin Nugroho, dan film "Ambu" karya sutradara Farid Dermawan.

Selain Widyawati, film "Kucumbu Tubuh Indahku," yang judulnya diterjemahkan menjadi "Memories of My Body" berhasil meraih predikat cerita asli terbaik.

Memang dari semula sebagian pengamat film dan sineas yang hadir di Macau mengakui tema cerita film "Kucunbu Tuhuh Indahku" menarik dan original. Oleh sebab itu keberhasilan film ini menyabet best original story juga dinilai sudah selayaknya.

Keberhasilan Widyawati menggondol gelar artis pembantu terbaik sekaligus memecah rekor sebagai artis Indonesia tertua yang pernah meraih artis terbaik tingkat internasional. Artis yang awet muda dan sampai kini masih terus berkarya itu, kini berusia 70 tahun.

Namanya mulai melambung saat bermain sebagai Yuli dalam Pengantin Remaja (1971) bersama Romi yang diperankan almarhum Sophan Sophiaan. RRI/bh/sya)


 
Berita Terkait Film
 
Widyawati, Artis Pembantu Terbaik Asia Pasifik APFF 2020
 
'GUNDALA' Kena Tegur KPI, Joko Anwar: Masyarakat Indonesia Dianggap Bodoh
 
Film Gundala: Bagaimana Joko Anwar Mereka Ulang 'Jagoan' Klasik Indonesia
 
Sony dan Disney Berpisah, Spider Man Tak Bakal Muncul Lagi di The Avengers?
 
Film Rumput Tetangga, Suara Hati Emak-emak Berdaster
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index




  Berita Terkini >>
 
Polisi Tangkap 6 Pelaku Kasus Ekploitasi dan Perdagangan Anak Dibawah Umur
Soal Narasi 'Kriminal', Menkumham Yasonna Laoly Minta Maaf ke Warga Tanjung Priok
Polda Metro Jaya Beberkan Hasil Pengungkapan Narkotika Ganja Total 1,3 Ton
PN Jakarta Pusat Paling The Best
Bupati Indra Yasin Siapkan Anggaran 1,5 Milyar Untuk Polres Gorut
Dituding Jadi Sebab Longsor, Warga Sukajaya Pasang Spanduk Penolakan di Lokasi Tambang Emas Ilegal
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Polda Metro Jaya Beberkan Hasil Pengungkapan Narkotika Ganja Total 1,3 Ton
PN Jakarta Pusat Paling The Best
Gerindra-PKS Sepakati Nama Cawagub, Anies Siap Teruskan Ke DPRD DKI
Pasangan Suami Istri Ini Berhasil Gasak 100 Motor Sejak 2018
Polda Metro Jaya Ungkap Praktik Klinik Injeksi 'Stem Cell' Ilegal
Ini Kata Prof Yusril Soal Polemik Penundaan Pelantikan Bupati dan Wabup Terpilih Kabupaten Talaud
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]