Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Thailand
Wartawan Dibebaskan dari Tuduhan Menghina Militer Thailand
Wednesday 02 Sep 2015 13:09:15

Chutima Sidasathian dan Alan Morison dituduh menghina angkatan laut Thailand.
THAILAND, Berita HUKUM - Sebuah pengadilan di pulau Phuket, Thailand selatan, membebaskan dua wartawan dari tuduhan menghina angkatan laut dan melanggar Hukum Pidana Komputer.

Chutima Sidasathian dan warga Australia, Alan Morison, dari situs berita Phuketwan, menghadapi kemungkinan hukuman penjara karena sebuah kalimat dari artikel yang ditulisnya tahun 2013 tentang perdagangan manusia.

Kutipan dari kantor berita Reuters menyebut seorang penyelundup yang tidak disebutkan namanya mengatakan pasukan angkatan laut Thailand mendapatkan uang karena berpura-pura tidak mengetahui adanya perdagangan manusia.

Reuters tidak dikenai tuduhan apapun.

Tetapi kantor berita itu dan Phuketwan adalah media pertama yang mengkaji sejumlah laporan tentang keterlibatan Thailand dalam perdagangan manusia Rohingya dari Myanmar dan Bangladesh.

Sejak saat itu, jalur perjalanan yang ditempuh para migran melalui Asia Tenggara untuk mencapai Malaysia terungkap, melibatkan sejumlah kamp di hutan, dan ribuan orang terperangkap di dalam perahu yang buruk keadaannya.

Chutima mengatakan keputusan ini adalah "sebuah langkah besar kebebasan menyatakan pendapat dan kekebasan media di Thailand."(BBC/bh/sya)

Share : |

 
Berita Terkait Thailand
Mengapa Pemilu Thailand Diwarnai 'Keganjilan'? Media dan Peretas Pun Dituding
Sempat Hidup Mewah, Mantan Biksu Thailand Divonis Penjara Lebih 100 Tahun
Wartawan Dibebaskan dari Tuduhan Menghina Militer Thailand
'Ledakan Bom di Kuil Erawan Bangkok Ingin Cederai Ekonomi Thailand'
Thailand Mencabut UU Darurat Militer
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Arab Saudi: Puing-puing Senjata 'Membuktikan Iran Berada di Balik' Serangan Kilang Minyak
Kejari Gunung Mas Tangkap Kontraktor Terduga Korupsi Dana Desa
Hakim Kayat Didakwa Jaksa KPK Menerima Suap Rp 99 Juta
Presiden Jokowi Ditantang Keluarkan Perppu Mengoreksi Revisi UU KPK seperti SBY
KPK Tetapkan Menpora Imam Nahrawi dan Asistennya sebagai Tersangka
Ridwan Hisjam: Golkar Perlu Reformasi Jilid II
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Polda Metro Jaya Bekuk Pengedar Narkoba Jaringan Malaysia-Batam-Jakarta
Willem Wandik: Usai Pulkam, Mahasiswa Harus Kembali Kuliah
Indonesia Darurat Asap, Presiden Segeralah Bertindak!
Jokowi Tolak Penyadapan KPK Seizin Pihak Eksternal, Padahal Memang Tak Ada di Draf Revisi UU KPK
Label Halal Dilidungi UU, MUI: Kebijakan Menteri Enggar Adalah Kemunduran Peradaban
RUU Perkoperasian Sepakat Dibahas di Paripurna DPR
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]