Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Tsunami
Wartawan, Santri, dan Aktivis Ormas di Aceh Larut Dalam Dzikir Mengenang Tsunami
Thursday 27 Dec 2012 00:13:27

Acara Refleksi dan Doa Bersama untuk mengenang para syuhada tsunami, yang dilaksanakan Kaukus Wartawan Peduli Syariat Islam (KWPSI), di Rumoh Aceh Kopi Luwak, Jeulingke, Banda Aceh, Rabu (26/12).(Foto: Ist)
BANDA ACEH, Berita HUKUM - Puluhan wartawan, santri dan aktivis ormas Islam di Banda Aceh, larut dalam doa dan zikir saat mengenang kembali bencana gempa bumi dan tsunami yang merenggut 200 ribu lebih jiwa rakyat Aceh, Minggu 26 Desember 2004 lalu. Sebanyak 27 wartawan dari berbagai media cetak dan elektronik yang bertugas di Aceh, menjadi syuhada dalam bencana tersebut.

Acara “Refleksi dan Doa Bersama” untuk mengenang para syuhada tsunami, yang dilaksanakan Kaukus Wartawan Peduli Syariat Islam (KWPSI), di Rumoh Aceh Kopi Luwak, Jeulingke, Banda Aceh, Rabu (26/12) kemarin, berlangsung khidmat.

Para wartawan dan santri serta aktivis ormas Islam larut dalam bacaan surat Yasin, zikir, dan doa yang dipimpin oleh Tgk Yasir, guru di Markaz Al-Islah Al-Aziziyah, Luengbata, Banda Aceh, dan Tgk Mulyadi Nurdin, Ketua Ikatan Dai Indonesia (Ikadi) Kota Banda Aceh.

Juru bicara KWPSI, Azhari mengatakan, acara ini dilaksanakan oleh KWPSI untuk mengenang kembali para wartawan yang menjadi syuhada dalam musibah tsunami delapan tahun lalu.
“Hari ini, disini di lokasi yang pernah hancur lebur diterjang tsunami, kita seperti merasakan kembali kehadiran teman-teman kita yang telah menjadi syuhada. Mereka telah mendapatkan pahala syahid, semoga bencana-bencana ini terus menjadi peringatan bagi kita,” ungkap Azhari.

Ketua Ikadi Aceh, Tgk Mulyadi Nurdin dalam tausiyahnya mengulas panjang lebar tentang bencana-bencana besar yang pernah terjadi dalam sejarah umat manusia. “Kisah bencana-bencana seperti yang menimpa Aceh delapan tahun lalu, bahkan yang lebih besar dari itu, pernah juga menimpa umat-umat sebelum kita. Cukup banyak ayat Alquran mengisahkan tentang bermacam bentuk bencana sangat dahsyat yang menimpa umat nabi terdahulu,” ungkap Mulyadi.

Ia pun mengajak peserta yang hadir pada acara tersebut untuk terus meningkatkan keimanan kepada Allah Swt. “Kita harus selalu belajar dari Alquran, karena Alquran telah menyediakan segala informasi untuk menuntun kita agar selamat di dunia dan akhirat,” demikian kata Tgk Mulyadi Nurdin.(dkc/bhc/put)


 
Berita Terkait Tsunami
 
Kerugian Material Akibat Tsunami di Kawasan Tanjung Lesung Berkisar Rp150 Milliar
 
Tim SAR Gabungan Terus Menemukan Korban Tsunami Selat Sunda, 373 Meninggal Dunia dan 128 Hilang
 
Evakuasi Korban Tsunami Terus Dilanjutkan: 281 Meninggal, 1.016 Luka-Luka Dan 57 Hilang
 
Tim Evakuasi TNI Sudah Diterjunkan di Lokasi Tsunami Selat Sunda
 
Ikut Berduka, Sandiaga Uno Terjunkan Tim Bantuan ke Lokasi Terdampak Tsunami
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]