Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Muhammadiyah
Wapres RI Meresmikan Gedung Tempat Sidang Muktamar ke-47
Monday 08 Jun 2015 04:11:53

Jusuf Kalla meresmikan Balai Sidang Muktamar dan Menara Iqra di Kompleks Universitas Muhammadiyah Makassar.(Foto: Istimewa)
MAKASAR, Berita HUKUM - Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla meresmikan Balai Sidang Muktamar dan Menara Iqra di Kompleks Universitas Muhammadiyah Makassar. Rencananya kedua bangunan tersebut akan dipergunakan sebagai tempat berlangsungnya Muktamar Muhammadiyah ke-47 pada 3 hingga 7 Agustus 2015 nanti.

Jusuf Kalla dalam peresmian tersebut didampingi oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadi Mulyono, Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo Walikota Makassar, Danny Pomanto, serta disaksikan langsung oleh Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Agung Danarto, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulsel Muhammad Alwi Uddin, Rektor Unismuh, Dr Irwan Akib, dan juga warga persyarikatan se-Sulawesi Selatan. Dalam sambutannya, JK panggilan akrab Jusuf Kalla mengaku gembira, karena pada akhirnya Gedung yang awalnya juga melibatkan dirinya dalam peletakan batu pertama, akhirnya dapat terwujud. "Saya merasa gembira walau selesai dalam waktu lama. Ini menunggu saya kembali lagi di pemerintahan apalagi secara bersamaan juga diresmikan aula tempat Muktamar Muhammadiyah," jelasnya, Ahad atau Minggu (7/6).

Pada kesempatan tersebut JK juga berharap Muhammadiyah untuk terus melangkah pada jalur pendidikan yang memang sudah menjadi bagian yang tak terpisahkan, karena pendidikan merupakan hal yang mendasar bagi pembangunan bangsa. "Negeri boleh miskin SDA, tetapi kalau miskin SDM maka tidak berkembang. Dengan kemampuan manusianya maka dapat maju. Universitas pasti memiliki SDM yang baik," katanya.

Rektor Universitas Muhammadiyah Makassar Dr Irwan Akib MA dalam laporannya mengatakan pembangunan gedung Menara Iqra berjalan selama delapan tahun yang nantinya digunakan sebagai pusat kantor dan perkuliahan mempunyai luas 26 ribu meter persegi. Gedung memiliki18 lantai dengan biaya pembangunan Rp72,1 miliar, untuk Balai Sidang Muktamar berjumlah3 lantai yang menghabiskan dana Rp 31,3 miliar. #muktamar47 (mac/muhammadiyah/bh/sya)


 
Berita Terkait Muhammadiyah
 
Gedung 13 Lantai RS Roemani Resmi Berdiri, Muhammadiyah Dobrak Mitos Angka Horor!
 
Kalender Hijriah Global Tunggal: Lompatan Ijtihad Muhammadiyah
 
Jusuf Kalla Sebut Pikiran Moderat Haedar Nashir Diperlukan Indonesia
 
Tiga Hal yang Perlu Dipegang Penggerak Persyarikatan Setelah Muhammadiyah Berumur 111 Tahun
 
106 Tahun Muhammadiyah Berdiri Tegak Tidak Berpolitik Praktis, Berpegang pada Khittah
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
KAI Luncurkan Nusantara Explorer, Kereta Mewah yang Siap Ubah Wajah Pariwisata Indonesia
Purbaya curhat: Saya menteri paling tidak beruntung di dunia
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]