Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Wamen ESDM
Wamen ESDM Wafat di Gunung Tambora
Saturday 21 Apr 2012 16:51:09

Foto terakhir BeritaHUKUM.com bersama Wamen ESDM, Prof. Widjajono Partowidagdo, Selasa (17/4). Beliau wafat di G.Tambora, Sabtu (21/4), akibat serangan jantung. (Foto:Humas ESDM)

JAKARTA (BeritaHUKUM.com) - "Ayo Boy kita naik Gunung. Ke Tambora dan bantu program Lupus. Cuma empat hari, berangkat tanggal 18, pendakian tanggal 19 lalu sampai Jakarta tanggal 22 April," papar Wakil Mentri ESDM, Prof. Widjajono Partowidagdo ketika BeritaHUKUM.com berkunjung keruang kerjanya pada Rabu (17/4/2012).

Ajakan itu tentu menggoda gairah saya yang memang hobi mendaki gunung. "Terimakasih pak Wamen, mungkin setelah dari Tambora saya baru bisa ikut," balasku. "Wah kalo begitu bulan depan saja, kamu bisa ikut aku ke Semeru,"tambah Wamen kemudian.

Guru besar di ITB dan Ahli Pertambangan ini memang pecandu mendaki gunung. Sejumlah gunung diketinggian 2.000 mdpl pernah didakinya. Baik di seluruh nusantara ataupun puncak gunung di luar negeri.

Sebut saja salah satunya Gunung Aconcagua di Argentina. Namun, Tuhan berkehendak lain. Dan itu ajakan terakhirnya kepadaku.

Salah satu ahli tambang terbaik yang dimiliki Indonesia. Prof Widjajono wafat di hari ke empat pendakiannya, Sabtu (21/4) di Gunung Tambora menjelang petang waktu setempat. Menurut kabar tim, beliau mengalami penurunan kondisi stamina dan terserang penyakit jantung akibat kelelahan.

Kepergiannya ke Tambora guna membantu program Lupus, salah satu penyakit yang belum ditemukan obatnya.
Selamat jalan Profesor.., Doa kami selalu bersamamu. (Bhc/boy)


 
Berita Terkait Wamen ESDM
 
Wamen ESDM Menghembuskan Napas Terakhir Saat di Evakuasi di Tandu
 
Wamen ESDM Wafat di Gunung Tambora
 
April dan Mei 2012, Kementrian ESDM Akan Terbitkan Dua Aturan
 
Wamen ESDM Hadapi Wakil BEM Univ. Trisakti Soal Kenaikan BBM
 
Wamen ESDM Bantah Produksi Minyak Hasilkan Laba Besar
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]