Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
Wamen ESDM
Wamen ESDM Hadapi Wakil BEM Univ. Trisakti Soal Kenaikan BBM
Thursday 29 Mar 2012 16:43:32

Temu dialog soal kenaikan BBM subsidi antara BEM Univ. Trisakti dengan Wamen ESDM, Jakarta (Foto: BeritaHUKUM.com/boy)
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) - Pemerintah dinilai tidak memiliki kepribadian dalam mengelola sumber daya alam. Selain tidak memiliki kepribadian, pemerintah juga dianggap tidak melihat dampak akan kenaikan bahan bakar minyak (BBM) subsidi bagi rakyat kecil. Hal itu diungkapkan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Univ. Trisakti saat berdialog dengan Wakil Menteri ESDM, Prof. Widjajono, di Kementrian ESDM, Kamis,(29/3).

"Seharusnya Kementrian ESDM melakukan langkah bijak yaitu tidak mengizinkan pemerintah menaikkan harga BBM namun cari cara lain, misalnya mengurangi gaji besar para pejabat tinggi. Karena penikmat bensin subsidi cenderung dari golongan atas," papar Presiden BEM Univ. Trisakti 2012,Sultan Parendra, mahasiswa Fakultas Hukum.

Adapun Parendra cukup paham bagaimana pemerintah telah berusaha menjaga ketahanan energi.

"Kami kesini juga pakai busway pak Wamen, ini agar mahasiswa mencontohkan. Tapi soal minyak itu adalah akar dari permasalahan ekonomi bangsa. Kami ingin pak Wamen liat bagaimana kesulitan rakyat kecil, bbm naik, sembako naik tapi pendapatan orang tua kami tidak bertambah," papar wakil BEM Univ. Trisakti itu menjelaskan.

Kenaikan Terjadi karena Cadangan Minyak terus Menurun

Adapun menanggapi keluhan rakyat kecil yang disampaikan BEM Univ. Trisakti, Wamen ESDM menjelaskan bahwa terjadinya kenaikan BBM disebabkan karena cadangan minyak terus menurun dan harga minyak dunia terus meningkat. Wamen juga menepis anggapan bahwa pemerintah tidak bijak dalam mengelola minyak nasional.

"Tidak benar kalo ada isu pemerintah tidak pro rakyat. Pengelolaan dan bagi hasil di sektor minyak itu paling transparan. Kami mengerti dampak ini sangat menyulitkan nantinya, tapi tolong dipahami bahwa cadangan kita itu terus menurun, Indonesia bukan lagi negeri penghasil minyak," ungkap Widjajono.

Menurut Wamen, hingga saat ini Indonesia hanya berhasil memproduksi 930 ribu barel per hari, namun kebutuhan nasional lebih dari 1 juta barel per harinya.
"Guna menutupi kebutuhan nasional, kita masih mengimpor minyak sebesar 360 ribu barel per hari," imbuhnya.

Sepanjang tahun 2011~2012, sektor minyak bumi membukukan pendapatan sebesar Rp. 273 triliun disusul sektor pertambangan dengan nilai Rp.80 triliun (boy)


 
Berita Terkait Wamen ESDM
 
Wamen ESDM Menghembuskan Napas Terakhir Saat di Evakuasi di Tandu
 
Wamen ESDM Wafat di Gunung Tambora
 
April dan Mei 2012, Kementrian ESDM Akan Terbitkan Dua Aturan
 
Wamen ESDM Hadapi Wakil BEM Univ. Trisakti Soal Kenaikan BBM
 
Wamen ESDM Bantah Produksi Minyak Hasilkan Laba Besar
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index




  Berita Terkini >>
 
Kapolda Hadiri Peringatan HUT Provinsi Gorontalo Ke-19
Taylor Swift terancam tak bisa nyanyikan lagunya sendiri
Hong Kong Resesi Ekonomi Pertama dalam Satu Dekade Akibat Unjuk Rasa Anti-Pemerintahan
'Gencatan Senjata' Israel-Gaza Dimulai, Warga Cemas akan Pecah Perang
Komentar Beberapa Tokoh terkait Penolakan Ahok Menjadi Pejabat BUMN
ETOS Indonesia: Nama Ridwan Hisjam Menguat Menuju Golkar 1
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Komentar Beberapa Tokoh terkait Penolakan Ahok Menjadi Pejabat BUMN
ASPEK Indonesia: Menaker Mau Hapus UMK Kabupaten/ Kota, Dipastikan Rakyat Makin Miskin
Tuntaskan PR BPJS Kesehatan, Rakyat Jangan Dibebani Defisit BPJS
Baru Dipolemikkan, Tiba-tiba Sri Mulyani Sebut Desa Fiktif Sudah Hilang
Komisi IX Upayakan Iuran BPJS Kesehatan Peserta Mandiri Tidak Naik
Jelang Munas X Partai Golkar, Bamsoet Cooling Down agar Pendukungnya Tak Digeser dan Disingkirkan
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]