Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Partai Demokrat
Wakil Sekjen Partai Demokrat Jenguk Angie
Wednesday 02 May 2012 19:45:12

Saan Mustofa (Foto: Ist)
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) - Wakil Sekjend DPP Partai Demokrat, Saan Mustofa hari ini menjenguk Angelina Sondakh, di Rumah Tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Rabu (2/5).

Saan tiba bersama dua Ketua DPP Partai Demokrat, I Gede Pasek dan Umar Arshal. Menurut Saan kunjungan ini merupakan dukungan moril kepada angie sebagai sesama kader.

"Ini sebagai dukungan moril kepada Angie karena sesama kader Partai Demokrat," katanya.

Selain itu, kunjungan ini sebagai bukti kesolidan Partai Demokrat. "Demokrat masih solid dan saling dukung," tambah Saan.

Sebelumnya, anggota Dewan Pembina Partai Demokrat, Prof Subur Budi Santoso, juga mengunjungi Angelina. Saat berkunjung, Budi menyampaikan pesan agar Angelina menyampaikan apa pun yang dia ketahui kepada KPK.

Dirinya juga menyinggung status Angie sebagai anggota partai. Dan pasalnya, saat ini partai Demokrat belum memberhentikan Angie dari keanggotaan. Karena masih menunggu hasil persidangan.

"Partai Demokrat, tidak akan mengintervensi proses hukum terhadap Angelina," tutur Budi.

Seperti diketahui, sejak tanggal 27April 2012, politisi Partai Demokrat ini resmi menjadi tahanan KPK. Angie yang juga merupakan anggota Banggar DPR RI diduga terlibat kasus suap pembahasan anggaran proyek di Kementerian Pemuda dan Olahraga serta di Kementerian Pendidikan Nasional.

Dirinya diduga menerima uang atau janji terkait penganggaran proyek di dua kementerian tersebut. KPK sendiri menemukan aliran dana ke Angie yang nilainya mencapai miliaran rupiah serta 100.000 dollar. (kpc/biz)


 
Berita Terkait Partai Demokrat
 
Mahkamah Agung RI Kabulkan PK Moeldoko Soal DPP Partai Demokrat, Sudah Tergister
 
Pernyataan SBY dan AHY Dipolisikan, Herman Khaeron: Si Pelapor Hanya Cari Panggung
 
Wakil Ketua MPR, Syarief Hasan: Fakta Big Data, Pembangunan Era Pres SBY Lebih Baik Dibanding Era Pres Jokowi
 
Alasan Partai Demokrat Kabupaten Klaten Desak Anggota DPRD HS Mundur
 
Sambut Rakernas PKS, AHY: Temanya Sejalan dengan Semangat Partai Demokrat
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]