Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
Gerakan Anti Korupsi
Wakil Ketua KPK: Belahan Hati KPK
2018-12-23 23:13:52

JAKARTA, Berita HUKUM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar "Ngobrol Inspiratif ala Asesor" sebagai bagian dari pembelajaran tematik antikorupsi. Acara ini digelar di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi KPK, Jakarta, Kamis (20/12).

Pusat Edukasi Antikorupsi memberikan sertifikat kepada 15 Penyuluh Antikorupsi. Lima belas orang ini ini adalah perwakilan penyuluh yang berasal dari Kementerian Kesehatan, Kementerian Keuangan dan Kementerian Dalam Negeri.

Selain Pemberian sertifikat, KPK juga menggelar diskusi untuk 60 asesor kompetensi Lembaga Sertifikasi Penyuluh P-II.

Diskusi ini dilakukan untuk mengakselerasi pembelajaran antikorupsi. Caranya, para asesor dipersilakan untuk berdiskusi tentang pengalaman, pengetahuan, dan tips. Soalnya, belum pernah ada forum untuk para asesor untuk saling mengenal dan berbagi pengalaman.

Wakil Ketua KPK Saut Situmorang dalam arahannya mengatakan, KPK terus berkomitmen mendorong para penyuluh antikorupsi untuk terus menyuarakan perjuangan melawan korupsi. "Para penyuluh antikorupsi ini bagi KPK adalah belahan hati yang tidak bisa dipisahkan untuk upaya pencegahan korupsi bersama," katanya.

Saut menambahkan bahwa harapan kita bisa jadi garda terdepan, menciptakan kesejahteraaan yang berintegritas serta memiliki daya saing yang kuat. "Untuk itu saya, anda dan KPK berusaha bersama untuk mewujudkan Indonesia yang bebas dari korupsi demi terciptanya itu semua," katanya.

Sejak November 2017, KPK resmi membentuk Lembaga Sertifikasi Profesi P-II. Lembaga ini dibentuk atas kerja sama KPK dengan Kementerian Tenaga Kerja dan Badan Nasional Sertifikasi Profesi.

LSP P-II KPK telah memiliki dua Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Dua standar tersebut adalah SKKNI untuk Penyuluh Antikorupsi dan SKKNI untuk Ahli Pembangun Integritas.

Daftar penyuluh antikorupsi dapat diakses melalui tautan berikut:
https://aclc.kpk.go.id/lsp/sertifikasi-penvuluh-antikorupsi/penyuluh-antikorupsi.(Humas/kpk/bh/sya)


Share : |

 
Berita Terkait Gerakan Anti Korupsi
Mengurai Sejarah Pemberantasan Korupsi di Indonesia
700 Detik Melawan dengan Bahasa Diam
KPK Ajak Milenial Lindungi Alam dari Korupsi
Wakil Ketua KPK: Belahan Hati KPK
Kampanyekan Antikorupsi Lewat Film, KPK Anugerahi Pemenang ACFFEST 2018
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
AJI: Ada 7 Jurnalis Menjadi Korban Saat Meliput Aksi Demo 22 Mei
Dompet Dhuafa Benarkan 3 Tim Medis Serta 2 Mobil Diamuk Oknum Polisi
Pemerhati Hukum Siber: Pembatasan Akses Media Sosial Adalah Kebijakan Yang Aneh
Rekam Aksi Beringas Brimob Saat demo, Wartawan CNN Dianiaya
Korban Aksi 21/22 Mei, Anies Baswedan: Enam Orang Meninggal Dunia
FPI: Ada Pihak Ketiga Yang Ingin Mengadu Domba
Untitled Document

  Berita Utama >
   
AJI: Ada 7 Jurnalis Menjadi Korban Saat Meliput Aksi Demo 22 Mei
Pemerhati Hukum Siber: Pembatasan Akses Media Sosial Adalah Kebijakan Yang Aneh
Mengapa Situng Baru 92 %, KPU Tiba-Tiba Menyahkan Rekapitulasi Pilpres?
Pesan Aksi Damai, Prabowo: Kami Ingin Menegakkan Kebenaran dan Keadilan
Potret Pemilu 2019, LKPI: Ada 72,8 Persen Mengatakan Ada Banyak Kecurangan
Bawaslu Sebut 6,7 Juta Pemilih Tak Dapat C6 dan 17 Ribu TPS Telat Dibuka
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]