Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
Wakapolri
Wakapolri Menghimbau Para Kapolres untuk Hidup Sederhana
Wednesday 04 Sep 2013 22:35:43

Wakapolri, Komjen Pol Oegroseno.(Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komisaris Jenderal (Komjen) Pol Oegroseno pada dalam pidato sambutan di acara Simulasi Pengamanan Pemilu 2014 di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, mengatakan perlu kesederhanaan dan menjalani hidup.

"Anggota kepolisian agar menerapkan pola hidup sederhana dalam hidup dan tidak menonjolkan kemewahan. Pola hidup sederhana tapi nggak miskin," tegasnya, Rabu (4/9).

Adapun mengenai gaya hidup para Kapolres saat ini. Oegroseno meminta agar gaya hidup Kapolres tidak berlebihan, contohnya dengan tidak menggunakan ajudan. Dia mengatakan bahkan ketika menjadi Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) Mabes Polri, pihaknya tidak memiliki ajudan. "Semoga ke depannya tidak ada lagi anggota Polri yang berlebihan," terangnya.

Oegroseno sedikit mengisahkan ketika dirinya berpangkat letnan dua, Dia sering bepergian dengan menggunakan bus. "Dengan menggunakan kendaraan umum, akan melatih diri lebih sabar. Kalau naik bus kota, emosi terlatih, disalip kendaraan lain kita tidak marah," ujar Oegroseno.

Selain itu Dia juga menghimbau agar para Kapolres yang rumahnya berdekatan dengan kantor, bisa menggunakan sepeda saja bila berangkat ke kantor.

"Ada yang rumahnya dekat dengan kantor, naik sepeda saja, menyehatkan, jangan naik mobil, apalagi dikawal," himbaunya.(bhc/mdb)


 
Berita Terkait Wakapolri
 
ICW, KontraS, LBH Jakarta Tolak BG Jabat Wakapolri atau Kepala BIN
 
Wakapolri Menghimbau Para Kapolres untuk Hidup Sederhana
 
Wakapolri: Seharusnya 45 Triliun Seluruhnya Untuk Anggaran Operasional Polri
 
Wakapolri: Belum Ada Indikasi Gangguan Selama Peringatan Bom Bali I
 
Komisaris Jenderal: Masalah Gaji Polri Menjadi Salah Satu Faktor Pemberantasan Korupsi
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]