Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Iran
Visa Diplomat Ditolak, Iran Kecam AS
Saturday 12 Apr 2014 20:29:30

Utusan khusus Iran dituduh terlibat insiden penyerbuan Kedubes AS. Penyerbuan kedubes di Teheran merusak hubungan AS-Iran.(Foto: Istimewa)
IRAN, Berita HUKUM - Iran menuduh AS bertindak ilegal dengan menolak memberikan visa untuk utusan khusus Iran untuk PBB di New York.

Juru bicara Iran untuk misi PBB Hamid Babaei menyebut keputusan untuk melarang masuk Hamid Aboutalebi "disesalkan", tapi tidak merinci tindakan apa yang akan diambil Teheran.

AS menuduh Aboutalebi terkait dengan kelompok Klik yang menduduki kedutaan besar AS pada 1979, sebuah insiden yang merusak hubungan kedua negara selama puluhan tahun.

Aboutalebi mengatakan ia hanya menjadi penerjemah untuk kelompok itu.

Kongres menyetujui rancangan undang-undang pekan lalu yang mengizinkan AS menolak pemilihan duta besar jika sang kandidat dinilai berisiko terhadap keamanan.

Awal pekan ini Menteri Luar Negeri Iran Javad Zarif mengecam langkah kongres tersebut.
Ia menyebut mereka yang mendukung RUU itu sebagai "kelompok radikal" dan mengatakan kebijakan itu tidak akan mempengaruhi Iran.

Babaei mengatakan keputusan Gedung Putih itu "bertentangan dengan hukum internasional, kewajiban negara tuan rumah dan hak berdaulat dari negara-negara anggota untuk mengirim perwakilan mereka ke PBB."(BBC/bhc/sya)


 
Berita Terkait Iran
 
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
 
Iran siapkan hadiah Rp 950 miliar bagi siapapun yang bisa bunuh Donald Trump dan Benjamin Netanyahu
 
Israel Bujuk AS Batalkan Perjanjian Nuklir Iran
 
Baru Dilantik, Presiden Iran Ebrahim Raisi Hadapi Ujian Dini
 
Iran Minta Indonesia Jelaskan Alasan Penyitaan Kapal Tanker yang Dituduh Melakukan Transfer Minyak Ilegal'
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]