Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Arab Saudi
Virus Seperti SARS Serang Warga di Arab Saudi
Thursday 02 May 2013 23:44:34

Badan Kesehatan Dunia mengatakan sedang memantau perkembangan virus di Arab Saudi.(Foto: Ist)
ARAB SAUDI, Berita HUKUM - Para pejabat mengatakan lima orang di Arab Saudi meninggal dunia akibat virus seperti SARS, sementara dua orang lainnya sakit, Kamis (2/5).

Tujuh kasus virus yang disebut novel coronavirus (NCoV) itu muncul di wilayah Provinsi al-Ahsa, bagian timur Arab Saudi.

Virus NCoV menyebabkan pasien mengalami pneumonia dan kadang-kadang gagal ginjal. Virus ini berasal dari keluarga yang sama dengan virus yang menyebabkan wabah Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS) yang terjadi di Asia pada 2003.

Kementerian Kesehatan Arab Saudi, seperti dilaporkan oleh kantor berita SPA, mengatakan pihaknya menempuh "semua langkah pencegahan bagi orang-orang yang berhubungan dengan mereka yang terinfeksi".

Kasus dilaporkan

Selain itu Kementerian Kesehatan juga telah mengambil sampel darah mereka untuk mengetahui apakah mereka tertular.

Namun Kementerian Kesehatan Arab Saudi tidak merinci berapa jumlah orang yang menjalani pemeriksaan.
Pada Maret lalu Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan telah menerima laporan adanya 17 kasus NCoV di sejumlah negara, termasuk 11 kematian. Kasus-kasus ini antara lain terdeteksi di Arab Saudi, Yordania, Jerman dan Inggris.

Menurut WHO, kematian terbaru akibat NCoV menimpa seorang laki-laki berusia 73 tahun dari Uni Emirat Arab pada Maret 2013.

Laporan-laporan menyebutkan sumber pasti virus sejauh ini belum jelas. Teori yang berkembang menyebutkan virus berasal dari hewan.(bbc/bhc/opn)


 
Berita Terkait Arab Saudi
 
• Beredar Foto Pegunungan di Mekkah Arab Saudi Menghijau, Benarkah Tanda-Tanda Kiamat Sudah Dekat?
 
• Saudi: Alasan OPEC+ Kurangi Produksi Minyak karena Ekonomi
 
• Uni Emirat Arab Sulut Konflik dengan Arab Saudi Soal Kuota Minyak
 
• Arab Saudi Usulkan Rencana Perdamaian untuk Mengakhiri Perang Saudara Selama Hampir 6 Tahun
 
• Raja Salman Pecat Anggota Keluarga Kerajaan dari Kementerian Pertahanan
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]