Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Vietnam
Vietnam Bebaskan Dua Pembangkang
Tuesday 15 Apr 2014 01:19:45

Pegiat Cu Huy Ha Vu permulaan bulan ini dan sekarang berada di AS.(Foto: AP)
VIETNAM, Berita HUKUM - Pembangkang politik Nguyen Tien Trung dan Vi Duc Hoi dibebaskan pemerintah Vietnam sementara perundingan perdagangan dengan Amerika Serikat berlangsung. Kedua pegiat demokrasi itu Hoi dibebaskan dari penjara akhir minggu lalu.

Blogger Nguyen Tien Trung sudah menjalankan lima tahun dari tujuh tahun hukuman penjara, karena melakukan kegiatan subversif. Dia sekarang menjalani tahanan rumah selama tiga tahun.

Mantan pejabat Partai Komunis, Vic Duc Hoi, yang memperjuangkan demokrasi telah dipenjara empat setengah tahun dari hukuman selama lima tahun karena melakukan propaganda anti pemerintah. Dia sekarang akan menjalani lima tahun tahanan rumah.

Vi Duc Hoi mengatakan kepada Radio Free Asia yang didanai AS bahwa: "Pemerintah Vietnam membebaskannya karena tekanan dunia."

Permulaan bulan April, pegiat terkenal Cu Huy Ha Vu juga dibebaskan dari penjara. Sejak itu dia sudah terbang ke AS, negara yang memperjuangkan pembebasannya.

Vietnam sedang berunding dengan AS tentang Kerja sama Trans Pasifik sebuah kesepakatan perdagangan bebas penting.

Sejumlah anggota Kongres AS mengatakan, peningkatan kerja sama AS-Vietnam harus dikaitkan dengan usaha Vietnam memperbaiki catatan hak asasi manusianya.

Vietnam, negara Komunis satu partai, adalah salah satu negara Asia yang paling cepat pertumbuhan ekonominya.

Meskipun demikian pemerintah menekan perbedaan pandangan politik dan kebebasan agama, sementara media swasta dilarang.(BBC/bhc/sya)


 
Berita Terkait Vietnam
 
• Ratusan Tahanan Pusat Rehabilitasi Narkotika Vietnam Kabur
 
• Konglomerat Sepakbola Vietnam Dihukum
 
• Vietnam Bebaskan Dua Pembangkang
 
• Mantan Bankir Vietnam Dipenjara Seumur Hidup
 
• Banjir Tewaskan Puluhan Orang di Vietnam
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]