Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Demo Didepan Gedung KPK
Usut 2 Kasus Korupsi, APMK Demo KPK
Monday 01 Jul 2013 12:53:17

Aksi demo Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Kerinci (APMK) di depan gedung KPK.(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Puluhan Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Kerinci (APMK), hari ini Senin (1/7), berdemo di depan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), menuntut diusutnya kasus dugaan dana bencana alam Gempa Kerinci tahun anggaran 2010 sebesar 104 miliar dan kasus penetapan lokasi Ibukota Kabupaten Kerinci di Bukit Tengah, Kecamatan Siulak.

Koordinator APMK, Oktafiandi Mukhlis dalam orasinya mengatakan bahwa kedua kasus tersebut sudah layak mendapat perhatian serius dari KPK. Pertama kasus dugaan dana bencana alam Gempa Kerinci tahun anggaran 2010 sebesar 104 miliar, APMK menemukan perencanaan tekhnis yang diduga sarat dengan rekayasa, sehingga mengakibatkan kesalahan dalam pengalokasian dana kegiatan. Pelaksanaan kegiatan tersebut juga tidak ada Konsultan Pengawasnya.

Selain itu, "sumber pendanaan kegiatan tersebut diduga tumpang tindih dengan dana APBD Provinsi Jambi," ujar Oktafiandi.

Tidak itu saja, Oktafiandi menyampaikan bahwa terpilihnya Bukit Tengah sebagai Ibukota baru Kabupaten Kerinci didukung dengan pernyataan Hibah Tanah yang ditandatangani pengurus lembaga Kerapatan Adat Tigo Luhah Tanah Sekudung Siulak, Depati Ninik Mamak, BPD, dan Kepala Desa.

"Faktanya, hasil investigasi kami menemukan bahwa Bupati Kerinci telah merampas tanah masyarakat dan memaksa masyarakat menjual tanah dengan harga murah," katanya.

Di akhir demonya nanti, APMK juga akan menyerahkan dua bundel berkas laporan hasil investigasi mereka, yang berisi foto serta rekaman hasil wawancara dengan masyarakat Kerinci.

Hingga saat ini aksi demo dari APMK ini masih berlangsung dengan penjagaan beberapa aparat dari kepolisian.(bhc/opn)


 
Berita Terkait Demo Didepan Gedung KPK
 
KPK Harus Segera Panggil Kemenko PMK, Menteri Puan!
 
AKU KPK Dukung Penuh KPK Berantas Kasus APBD Riau 2015
 
AMPAK Demo Terkait Dugaan Kasus Pembelian Sumur Minyak di Malaysia
 
AMPT Demo Desak KPK Periksa Ichwanul Idrus Dirut LPPNPI
 
AKRAB Demo KPK Tuntut Kasus Korupsi Setya Novanto
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Kapal induk pertama Indonesia segera dikirim dari Italia, persiapan dipercepat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
4 WNA asal China Ditangkap Terkait Dugaan Tambang Ilegal di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]