Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Penistaan Agama Islam
Ustadz Yusuf Mansur dan Aa Gym Siap Ikut Aksi Super Damai 212
2016-12-01 20:53:36

Tampak Ustadz Yusuf Mansur dan Ustadz Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Ustadz Yusuf Mansur memastikan akan menghadiri Aksi Super Damai pada hari Jum'at, 2 Desember 2016 (212) yang akan dilaksanakan besok, begitu juga dengan Ustadz Abdullah Gymnastiar atau biasa dipanggil Aa Gym yang juga siap memberangkatkan 4.500 jamaah Daarut Tauhid, ke Lapangan Monumen Nasional (Monas) Jakarta.

Ustadz Yusuf Mansur dalam foto dirinya yang diunggah di akun Instagram pribadinya, Rabu (30/11), dikutip Republika, terdapat tulisan yang mengatakan, "Monas 212, Insya Allah saya hadir. Kesempatan langka. Doa dan Jumatan bareng se-Indonesia. Doain negeri, bangsa, doain selebar2nya, seluas2nya. Untuk semua elemennya. Jangan lupa bawa lontong agak banyakan. Sama kue2 buat dibagiin. Sama Aqua juga, biar gak seret".

Selain foto tersebut, Yusuf Mansur juga membuat status di akunnya tersebut. Ia mengatakan datang ke Monas untuk doa dan istighatsah. Jika ada yang tidak bisa datang, ia meminta untuk menyamakan energinya.

"Sambil kerja, sebisa mungkin sambil shalawat, zikir, istighfar. Kecuali pas rapat, jangan. Ntar disangka baca2in bos, hehehe," ujarnya.

Saat shalat Jumat, semua khotib dan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) ajak jamaahnya untuk berdoa dan istighatsah sebentar di Monas untuk menyatukan suara. Ia juga mengingatkan untuk tidak belagu dan jangan sampai sombong serta menjaga hati.

"Kita bukan siapa2, yg bs bela Islam. bnr2 bukan siapa2. Kalau semua bukan krn izin-Nya, gak akan bisa. So, makin tawadhu, makin merunduk. Hilangkan semua rasa ke-aku-an, dan jangan anggap remeh dan rendah orang lain yg gak ikutan doa dan istighatsah. Ini penting, spy Allah Ridho," jelasnya.

Sementara, Aa Gym pada, Rabu (30/11) sembari naik Kuda memberikan petuahnya kepada para jemaahnya terkait rencana mengikuti demo Aksi Bela Islam jilid III dengan memberangkatkan 4.500 Jamaah Daarut Tauhid ke Aksi 212.

KH Abdullah Gymnastiar memberangkatkan 4.500 jamaah Daarut Tauhid, Rabu (30/11/2016), untuk mengikuti Aksi Bela Islam III yang akan digelar di Jakarta pada 2 Desember 2016.

Gemuruh takbir pun menggema mengiringi semangat Aa Gym saat memberikan tausiyah untuk peserta.

"Alhamdulillah, rekan-rekan sekalian, insya Allah pagi ini kita akan ikhtiar agar kita memiliki amal shalih saling mengingatkan betapa pentingnya negeri kita ini penuh barokah. Barokah kalau negeri ini jauh dari apa-apa yang tidak Allah sukai. Umat Islam adalah umat mayoritas di negeri ini, paling bertanggungjawab agar memajukan negeri ini di jalan yang Allah sukai," kata Aa Gym dari atas kuda.

Pemimpin Daarut Tauhid ini juga berpesan agar seluruh peserta tidak ujub dan melakukan hal sia-sia di jalan yang bisa menghalangi amal shalih.

"Kita seperti ini bukan untuk ujub, riya takabur tetapi ladang dakwah kita. Semoga dengan berbuat seperti ini banyak yang tergugah untuk mencintai Allah, mencintai negeri ini juga sebagai tempat kita bernaung saat ini. Jauhi kesombongan, ketakaburan, perbanyak dzikir, tidak ada kata-kata sia-sia, kata-kata maksiat, mudah-mudahan Allah mencatatkan jadi amal shalih," lanjutnya.

4.500 peserta yang diberangkatkan Aa Gym terdiri dari pelajar SMP Daarut Tauhid, pelajar SMK Daarut Tauhid, pelajar SMA Daarut Tauhid, santri Tahfidz Quran, para guru dan pengasuh pesantren, juga jamaah Masjid Daarut Tauhid dari berbagai usia.

Berikut videonya, klik Youtube.(dbs/pekanews/bh/sya)


 
Berita Terkait Penistaan Agama Islam
 
DICARI!!, Setelah M Kece, Pria Ini Jadi Buronan Netizen Gegara Hina Nabi Muhammad
 
HNW Apresiasi Kinerja Polri Tangkap Terduga Penista Agama
 
Sukmawati, Potret Sosial-Politik dan Hukum Kita
 
Bareskrim Polri Tetapkan Ustadz Bachtiar Nasir sebagai Tersangka Dugaan TPPU
 
Jubir PA 212 Kembali Mendatangi PMJ untuk Menanyakan LP Ketua BTP Mania, Immanuel Ebenizer
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
KAI Luncurkan Nusantara Explorer, Kereta Mewah yang Siap Ubah Wajah Pariwisata Indonesia
Purbaya curhat: Saya menteri paling tidak beruntung di dunia
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]