Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Pemilu    
 
Pemilu
Usai Pengumuman Hasil Pemilu Oleh KPU, Pengamat: Keamanan Kondusif
2019-05-21 19:16:26

Tampak Pengamat pada Diskusi yang digelar Poros Wartawan Jakarta (PWJ) di Sate Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (21/5).(Foto: BH /mos)
JAKARTA, Berita HUKUM - Pengamat Intelijen dan Keamanan Wawan Hari Purwanto menyebutkan bahwa situasi stabilitas dan keamanan khususnya di wilayah Ibukota Jakarta dalam keadaan yang kondusif, paska penetepan hasil resmi Pemilu oleh KPU pada Selasa (21/5) dini hari.

Hal tersebut disampaikannya, berdasarkan penilaiannya terhadap reaksi yang disampaikan ke publik oleh masing-masing pasangan Capres-Cawapres. "Bahwa suasana akan kondusif mengingat kedua paslon ini negarawan," ucap Wawan dalam diskusi yang digelar Poros Wartawan Jakarta (PWJ) di Sate Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (21/5).

Menurut Wawan, masing-masing kubu pasangan Capres-Cawapres harus mengedapankan sifat negarawan dan tidak mengeluarkan pernyataan yang membuat situasi politik semakin panas.

"Selama ini yang rame di medsos tapi secara faktual kedua pihak lebih mementingkan keselamatan rakyat," tegasnya.

Wawan juga menyarankan bagi pihak-pihak yang ingin menyuarakan pendapat dan aspirasi dengan berdemonstrasi, diharapkan tetap berdasarkan aturan yang berlaku. "Demo dipersalahkan. Tapi tidak boleh langgar aturan,ada aturan main," kata dia.

Sebelumnya, berdasarkan rapat internal BPN di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Selasa (21/5), kubu Paslon 02 sepakat untuk mengajukan gugatan sengketa hasil Pemilu Presiden (Pilpres) 2019 ke Mahkamah Konstitusi.

"Menyikapi pengumuman dari KPU tentang hasil rekapitulasi nasional pada dini hari tadi, rapat hari ini memutuskan paslon 02 akan mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi," ujar Direktur Advokasi dan Hukum BPN Sufmi Dasco Ahmad saat ditemui seusai rapat internal tersebut.(bh/mos)

Share : |

 
Berita Terkait Pemilu
Respon KontraS atas Siaran Pers Polri Terkait Peristiwa 21-22 Mei 2019
Ungkap Kebenaran, BPN Tekankan Pentingnya TPF Kerusuhan 21-22 Mei
Sejumlah Advokat dan Aktivis Bentuk 'Team Pembela Kedaulatan Rakyat'
Mayor Jenderal TNI (Purn) Soenarko Korban 'Trial By The Press'
Bawaslu Terima 15 Ribu Temuan Pelanggaran Selama Pelaksanaan Pemilu 2019
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
97 Penipuan Berkedok KPK, Masyarakat Diminta Waspada
Tulisan Kaligrafi di Pintu Masuk Ruang Sidang MK Ini Bikin Merinding
Menhan: Kepolisian Seluruh Dunia Ada di Bawah Kementerian Bukan di Bawah Presiden
Status Anak Perusahaan BUMN: Adalah BUMN
Wakil Ketua DPR: Kredibilitas KPU Hancur Di Sidang MK
Baleg DPR Harapkan Keseriusan Pemerintah Bahas Undang-undang
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Wakil Ketua DPR: Kredibilitas KPU Hancur Di Sidang MK
Respon KontraS atas Siaran Pers Polri Terkait Peristiwa 21-22 Mei 2019
Tim Hukum Prabowo-Sandi Mempermasalahkan Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye Paslon 01
Bareskrim Polri Gagalkan Penyelundupan 37 Kg Sabu Asal Malaysia
Arief Poyuono: Paslon 01 Mesti Didiskualifikasi, KPU Enggak Paham BUMN Sih..
Sambangi MK, Tim Kuasa Hukum Prabowo-Sandi Bawa Bukti yang Menghebohkan
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]