Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Guatemala
Usai Lengser, Mantan Presiden Guatemala Dipenjara
Saturday 05 Sep 2015 06:49:51

Kekebalan hukum Presiden Perez Molina telah dicabut. Mantan Wakil Presiden Roxana Baldetti kini dipenjara menunggu sidang skandal suap.(Foto: Istimewa)
GUATEMALA, Berita HUKUM - Otto Perez Molina, yang telah mengundurkan diri sebagai presiden Guatemala, menghabiskan malam pertama di penjara setelah hakim memerintahkan penahanan dirinya selagi sidang kasus skandal korupsi berjalan. Perez Molina tampak mendapat pengawalan ketat dari sejumlah polisi bersenjata lengkap saat meninggalkan pengadilan di Guatemala City dan menuju sebuah penjara militer di ibu kota Guatemala tersebut.

Seusai pria berusia 64 tahun itu mengumumkan pengunduran dirinya sebagai presiden, Wakil Presiden Alejandro Maldonado disumpah sebagai kepala negara ad-interim.

Maldonado diperkirakan akan mengemban tugas itu sampai presiden baru hasil pemilihan umum dilantik pada 14 Januari 2016 mendatang. Padahal, dia baru menempati jabatan wapres pada pertengahan Mei lalu, guna mengisi kekosongan yang ditinggalkan Roxana Baldetti.

Seperti Perez Molina, Baldetti tersangkut kasus skandal suap. Bahkan, dia terlebih dulu dipenjara sembari menunggu kasus itu disidangkan.

Perez Molina dituding berperan sebagai aktor intelektual di balik upaya penggelapan jutaan dollar dari bea cukai.

Para jaksa menuduh presiden dan sejumlah pejabat menerima jatah dari uang suap yang diberikan para pengusaha yang ingin menghindari pajak impor.

Perez Molina membantah dirinya terlibat.

Meski demikian, penindaklanjutan kasus skandal suap yang diduga melibatkan Perez Molina dan berujung pada pengunduran dirinya mendapat sambutan meriah warga Guatemala. Mereka menggelar pawai besar di sejumlah kota, termasuk Guatemala City.(BBC/bh/sya)


 
Berita Terkait Guatemala
 
• Usai Lengser, Mantan Presiden Guatemala Dipenjara
 
• Serangan di Bar Guatemala Tewaskan 11 Orang
 
• Mantan Diktator Guatemala Divonis 80 Tahun Penjara
 
• Pensiunan Jederal Menangi Pilpres Guatemala
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]