Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Cyber Crime    
 

UE Jengah Dengan Perseteruan Samsung-Apple
Saturday 26 Nov 2011 21:04:56

Kantor pusat Uni Eropa di Brussel, Belgia (Foto: Ist)
BRUSSEL (BeritaHUKUM.com) – Perang paten yang berkepanjangan antara Samsung dan Apple, ternyata menarik perhatian Uni Eropa. Badan Komisi Persaingan Dagang Uni Eropa tengah menyelidiki berbagai sengketa kedua perusahaan, karena kekhawatiran perang tersebut akan berdampak negatif pada pasar perangkat mobile.

Komisaris utama badan tersebut, Joaquin Almunia, telah meminta informasi tentang paten yang menjadi sengketa dari kedua perusahaan. Tapi sayangnya hingga kini, ia belum menerima jawaban. “Sengketa ini adalah satu-satunya contoh dari potensi penyalahgunaan hak kekayaan intelektual untuk mendapat dukungan lebih di pasar,” ujarnya, seperti dikutip Reuters, Sabtu (26/11),

Adu hukum antara Samsung dan Apple telah terjadi lebih dari 20 kasus di 10 negara Uni Eropa. Kasus ini menjadi salah satu kasus hak paten terbesar di dunia. Jika badan komisi memilih untuk menuntut secara hukum, baik Samsung dan Apple bisa didenda hingga 10 persen dari pendapatan tahunan mereka.

Penjualan Terbanyak
Meski dibayang-bayangi gugatan hukum, ternyata Samsung boleh bangga. Pasalnya, produknya itu telah menjadikannya sebagai produsen smartphone dengan jumlah penjualan terbanyak di Amerika Utara dan Eropa selama kuartal ketiga 2011.

Jajaran smartphone Galaxy, khususnya Galaxy SII, adalah alasan penjualan smartphone Samsung begitu kuat. Apple yang tadinya merajai pasar bumi bagian barat, kini harus puas ditempat kedua. Namun, pengamat memprediksi Apple akan kembali naik berkat smartphone iPhone 4S.

Adapun kompetisi antara jumlah platform yang ada di pasaran pada kuartal ketiga, Android terus berada di posisi puncak dengan pangsa pasar 52,5 persen. Sedangkan Symbian dan iOS berada di posisi kedua dan ketiga.

Bada OS besutan Samsung masih mengalahkan jumlah Microsoft Windows Phone. Namun, ini tidak akan lama karena Windows Phone 7.5 (Mango) mulai banyak diminati vendor dan konsumen.

Akhir tahun ini merupakan babak penentuan di industri smartphone Amerika Utara dan Eropa (keduanya pasar smartphone terbesar dunia) sepanjang 2011. Jumlah pembelian perangkat mobile akan berlipat ganda menjelang Natal dan Tahun Baru. Ketika saat itu tiba, siapakah yang akan menjadi raja di industri smartphone?(dbs/sya)


 
Berita Terkait
 
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]