Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

EkBis    
 
Toko Online
Transaksi Online 2013 Indonesia Mencapai Rp 130 T
Saturday 15 Nov 2014 19:09:26

Ilustrasi. Situs belanja.(Foto: BH/mzd)
JAKARTA, Berita HUKUM - Kenaikan pengguna jasa internet di Indonesia berbanding lurus dengan meningkatnya pola belanja secara online. Hal ini dinilai berdampak positif bagi pertumbuhan situs-situs belanja online. Pengamat IT, Denny Charter, menyebut pertumbuhan pasar e-commerce Indonesia tumbuh secara fantastis dengan transaksi mencapai sekitar Rp 130 trilliun di tahun 2013.

"Tidak heran jika situs belanja online belakangan ini semakin menjamur ada yang fokus di properti, atau ada juga yang menjual apa saja atau marketplace online. Semuanya bersaing sehat dan menjaga kepercayaan konsumen," kata Denny dari keterangan yang diterima, Jumat (14/11).

Masing-masing situs belanja itu, kata Denny, memiliki kekhasan tersendiri. Ia mengakui, sebagian brand situs e-commerce sudah menjadi brand yang terkenal yang membuat kehadiran mereka menjadi sesuatu yang tak lagi aneh buat masyarakat.

Ada juga beberapa pemain baru di antaranya elevenia.co.id. Situs e-Commerce ini tampil berani dengan menawarkan harga yang lebih murah.

Bahkan e-Commerce yang mengusung tagline 'your online shopping paradise' ini mengklaim akan mengganti uang konsumennya sampai 110%, jika mendapatkan harga yang lebih murah di situs e-commerce lainnya. Atas hal itu, Denny menilai hal ini sebagai bagian dari strategi pemasaran.
"Saya kira itu strategi marketing. Sah-sah saja," katanya.

Elevenia disebutkan telah meraih penghargaan Great Performing e-Commerce Website di ajang Digital Marketing Awards 2014.

Selama ini, menurut Denny, masing-masing situs belanja online ini bersaing ketat meraih hati konsumen. Trust atau kepercayaan pelanggan akan menjadi hal penting. "Itu adalah kunci bisnis mereka," tambah Denny.

Adapun Manager senior pengembangan bisnis dan PR Elevenia, Anggita Vela Lydia, menjelaskan, berbelanja online saat ini tidak perlu khawatir. Keamanan berbelanja, katanya, sangat terjamin. "Transaksi keuangan di web kami sudah menggunakan sistem yang dijamin aman. Sangat terkontrol," terangnya.

Sementara, untuk diketahui pula di luar Indonesia, rekor penjualan online terbesar terpecahkan dengan diskon besar-besaran yang membuat raksasa peritel online Cina Alibaba mencatat penjualan Rp 113,5 triliun dari kegiatan program belanja Singles' Day, yang berakhir hari Selasa (11/11) lalu.

Diskon besar yang ditawarkan para peritel, termasuk Alibaba, membuat minat berbelanja online ini sangat tinggi. Hanya sekitar 40% dari total penduduk di Cina yang berbelanja online.

Itu berarti pada tahun-tahun mendatang nilai penjualan yang dicapai Alibaba atau peritel lain akan lebih besar. Alibaba mengatakan tak kurang dari 268 juta pemesanan diterima oleh Alibaba, jauh lebih banyak dari tahun yang lalu yang menembus 150 juta.(uji/kontan/BBC/bhc/sya)


 
Berita Terkait Toko Online
 
Harbolnas, Saat Jor-joran Pesta Diskon Belanja Online di Indonesia
 
Pebisnis Online Wajib Perhatikan SNI, MKG, dan Label
 
4 Hal yang Bikin Orang Lebih Suka Belanja Online
 
Launching Layanan Pembayaran Belanja Online, 'Danamon Online Banking'
 
Ini Daftar Toko Online Tawarkan Diskon Hingga 80 % 'Lebaran Belanja Online''
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]