Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Pemilu 2014
Tokoh Tua PDIP Lampung Diklaim Dukung Prabowo
Sunday 08 Jun 2014 04:34:00

Pasangan Capres-Cawapres Pemilu 2014: 1. H. Prabowo Subianto-H.M. Hatta Rajasa.(Foto: Istimewa)
BANDARLAMPUNG, Berita HUKUM - Dewan Pembina dan Penasehat Partai Nasional Demokrat (NasDem) Lampung, Hadi Soukat, mengklaim tokoh tua Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan mendukung calon Presiden dan wakil Presiden Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.

"Hampir mayoritas generasi tua PDI Perjuangan di Lampung mendukung Parbowo-Hatta sebagai capres-cawapres periode 2014--2019," ujarnya, usai menghadiri pertemuan Koalisi Merah Putih di Hotel Bukit Randu, Bandarlampung, Sabtu (7/6).

Menurut dia, Prabowo merupakan Capres yang akan mampu membawa perubahan Indonesia ke depan.

"Martabat bangsa ini akan kembali terangkat apabila Prabowo bisa menjadi Presiden mendatang, sehingga penting agar dapat melaksanakan Pilpres secara baik agar terpilih pemimpin yang mampu membawa perubahan besar," ujarnya.

Ia menyebutkan, sebagai bangsa yang bermartabat wajib memiliki pemimpin yang bermartabat, sehingga seluruh lini dapat berkerja sama dengan baik agar bisa terwujud secara efektif tujuan itu.

Mantan politisi PDI Perjuangan dan Partai Demokrat itu menilai Prabowo memiliki karakteristik yang pas bagi negeri ini.

Sedangkan politisi Partai Demokrat Zulkifli Anwar yang juga mantan Bupati Lampung Selatan, meminta seluruh pihak benar-benar mengedepankan asas jujur, adil dan bermartabat dalam pelaksanaan Pemilu Presiden 2014 yang telah memasuki masa kampanye mulai 4 Juni hingga 5 Juli nanti.

Dia menyebutkan, sikap itu sangat diperlukan agar pelaksanaan pilpres benar-benar menghasilkan pemimpin yang mampu membawa perubahan lebih baik bagi Indonesia ke depan.

"Jangan sampai pilpres ini diselewengkan. Kami harus menang dengan terhormat, sehingga perlu dan terus menyuarakan tanpa menjelek-jelekkan lawan politik," kata dia.

"Setiap pihak, harus bisa membantu menyukseskan agar pilpres berlangsung secara jujur, adil, dan bermartabat," ujarnya.

Ia melanjutkan, dukungannya kepada Prabowo-Hatta tidak membawa nama partai. Namun, dukungan itu lebih pada balas jasa kepada Hatta Rajasa yang dahulu menjadi tim pemenangan Ketua Partai Demokrat yang saat ini menjabat sebagai Presiden RI.

"Saya tulus mendukung Prabowo-Hatta secara individual, karena Demokrat netral dalam Pilpres mendatang," kata dia.(Antara/tt/bhc/sya)


 
Berita Terkait Pemilu 2014
 
Sah, Jokowi – JK Jadi Presiden dan Wakil Presiden RI 2014-2019
 
3 MURI akan Diserahkan pada Acara Pelantikan Presiden Terpilih Jokowi
 
Wacana Penghapusan Kementerian Agama: Lawan!
 
NCID: Banyak Langgar Janji Kampanye, Elektabilitas Jokowi-JK Diprediksi Tinggal 20%
 
Tenggat Pendaftaran Perkara 3 Hari, UU Pilpres Digugat
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]