Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Anak
Tim Srikandi Cisadane Tangerang Kota Tangkap 2 Perempuan Diduga Melakukan Bullying Anak
2018-03-12 13:18:18

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono saat memberikan keterangan kepada para wartawan di Polda Metro Jaya, Senin (12/3)..(Foto: BH /as)
JAKARTA, Berita HUKUM - Tim Srikandi Cisadane Polres Metro Tangerang Kota tangkap Dua perempuan berinisial LS dan YIZ yang berstatus tidak sekolah, diduga melakukan kekerasan terhadap anak alias bullying terhadap WA (13).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menjelaskan, kejadian tersebut pada hari Jumat 9 Maret 2018, pada pukul 14.30 WIB. Di mana kejadian bullying terjadi di Jalan Bukit Golf Raya Perumahan Moderland, Kelurahan Poris Plawad, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang.

"Jadi tersangka LS dan YIZ bersama dengan teman-temannya menjemput korban di tempat cuci steam motor. Kemudian tersangka mengajak korban ke TKP, yang merupakan rumah kosong di daerah Modernland Kota Ya," ujar Argo di Polda Metro Jaya, Senin (12/3).

Setibanya di lokasi, tersangka LS marah kepada korban dan melakukan kekerasan dengan cara menendang ke arah kaki korban, menjambak hingga kerudung korban terjatuh.

"Saat korban duduk, tersangka LS terus menerus menendang ke arah kepala korban dengan menggunakan kaki. Sedangkan tersangka YIZ yang ikut menonton peristiwa tersebut ikut menendangi tubuh korban hingga korban terus menangis dan kesakitan," katanya.

Peristiwa tersebut, kata Argo, direkam oleh teman tersangka dengan menggunakan handphone milik tersangka YIZ dan mengupload ke media sosial.

"Barang bukti yang kami sita, satu buah kerudung warna putih milik korban, satu buah baju seragam sekolah warna putih milik korban, satu buah rok hitam panjang milik korban, satu buah baju warna merah milik tersangka YIZ, satu buah celana jeans panjang warna biru milik tersangka YIZ, satu pasang sandal hitam milik tersangka YIZ, satu buah baju warna krem milik tersangka LS, satu buah celana jeans putih milik tersangka LS, satu pasang sandal warna abu-abu milik tersangka LS, dan satu buah handphone yang dipakai untuk merekam," tuturnya.

Motifnya tersangka LS marah kepada korban, karena merebut pacar korban sehingga tersangka melakukan kekerasan terhadap korban.

Para tersangka terancam Pasal 76C dan Pasal 170 KUHP ayat 1.

Share : |

 
Berita Terkait Anak
Tsunami Media Maya, Kekerasan Bentuk Baru Tersembunyi
Diduga Jual Bayi, Rumah Penampungan Anak Bunda Teresa Diselidiki
Haedar Nashir: Beruswah Khasanah dalam Mendidik Anak
LBH Anak Bangsa Aceh Utara Diduga Tipu Kliennya Ratusan Juta Rupiah
Ratusan anak Kalibaru Ikut Kelas Pendidikan Karakter Bertajuk Klasik dan Asik
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Pembangunan Jembatan dari Dana Desa Dorong Ekonomi Masyarakat Semakin Baik
Masuki Tahun Politik, Perlunya Persatuan antar-Elemen Bangsa
Helikopter TNI Dauphin HR-3601 Onboard KRI Usman Harun-359 di Laut Mediterania
Petugas BLH Cepat Tanggap Demi Kaur Bersih dan Indah
Rencana Pembongkaran Masjid di Cina oleh Aparat 'Mengancam Perdamaian'
Lombok Gempa Berulang, Legislator Minta Jadikan Bencana Nasional
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Lombok Gempa Berulang, Legislator Minta Jadikan Bencana Nasional
Ketua DPR Berharap Asian Games Rekatkan Persaudaraan Negara-negara Asia
Demi Sang Merah Putih Berkibar Aksi 'Heroik' Anak SMP di Atambua Panjat Tiang Bendera
Yusril Ihza Mahendra: PBB Tidak Akan Netral di Pilpres 2019
Desa Air Long Membangun Gudang Desa dari Program Dana Desa
Komjen Pol Syafruddin Dilantik Menjadi Menteri PAN-RB Gantikan Asman Abnur
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]