Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Bank BRI
Tim Buser Polres Pasuruan Menangkap Pembobol Bank BRI
Friday 30 May 2014 03:44:20

Ilustrasi. ATM BRI.(Foto: BH/coy)
PASURUAN, Berita HUKUM - Satu dari kawanan pelaku pembobol Bank Rakyat Indonesia (BRI) unit Gempol, Kabupaten Pasuruan berhasil dibekuk tim buser Polres Pasuruan.

Informasi yang berhasil dihimpun wartawan menyebutkan, kalau aksi pembobolan BRI yang beralamat di pinggir jalan raya Surabaya-Pandaan. Tepatnya, di Desa Tanjung, Kecamatan Gempol, kabupaten setempat itu terjadi sekitar pukul 04.00 wib, Selasa pagi tadi.

"Aksi pembobolan BRI ini dilakukan oleh tiga pelaku. Satu diantaranya berhasil kami bekuk, sedangkan dua pelaku lainnya masih kabur," ujar Iptu Riyanto, Kanit Buser Polres Pasuruan.

Dijelaskannya, kala itu tiga orang pelaku hendak melakukan aksi pembobolan di BRI tersebut, dengan cara lewat belakang gedung BRI tersebut.

"Ketiga pelaku ini memanjat tembok belakang gedung BRI dengan cara satu pelaku menaiki punggung dua pelaku lainnya," ucap Riyanto.

Nah, pada saat itu kebetulan ada seorang petugas reserse sedang melakukan patroli dan memergoki aksi dari kawanan pelaku tersebut.

"Dua orang pelaku yang posisinya masih di bawah dan belum naik ke atap gedung BRI langsung kabur terlebih dulu, ketika melihat ada anggota kami akan menghampiri mereka," terangnya.

Sementara satu pelaku diketahui bernama Agus Adiyanto (21) warga setempat, yang sudah terlebih dulu naik ke atas atap menjadi keder dan ketakutan lantaran aksinya kepergok. Sehingga karena saking takutnya Agus, ia pun terpaksa langsung melompatkan diri dari atas asbes ke dalam ruang tengah BRI.

"Agus dapat kami sergap seusai dirinya baru saja melompat dari atas asbes. Dan dari tangan Agus inilah kami berhasil mengamankan barang bukti berupa clurit," jelasnya.

Atas perbuatannya Agus dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dan pemberatan (curat), dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. "Saat ini kami sudah memburu dua rekan Agus yang terlebih dulu kabur tersebut. Dan identitas keduanya sudah kami kantongi. Semoga dalam waktu dekat bisa segera ketangkap,"pungkasnya.(fb/dhp/bhc/sya)


 
Berita Terkait Bank BRI
 
• Tim Buser Polres Pasuruan Menangkap Pembobol Bank BRI
 
• KPK Rekontruksi Kasus Suap Bupati Madina, di Bank BRI Putri Hijau Medan
 
• Aiptu Maryono Gagalkan Upaya Perampokan Bank BRI
 
• Perampok Bersenpi Larikan Rp 115 Juta dari Bank BRI
 
• Sambut Lebaran, BRI Siapkan Dana Tunai Rp 15 Triliun
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]